Bab 14 : Perasaan tidak karuan

1186 Words

Zian menepuk bahu Elara, ia menyuruh Elara untuk lekas mandi dan mengenakan pakaian yang sudah ia belikan khusus untuknya. Zian berjalan keluar kamar tetapi Elara memeluknya dari belakang. "Aku trauma dengan ucapan manis pria, dulu Denish juga mengatakan hal sama tapi pada akhirnya setelah berpacaran dan akan menikah dia tidak memperlakukanku dengan baik." Zian melepas pelukan Elara, ia menangkup pipi sang istri dengan tulus. "Apa yang Denish lakukan padamu?" Elara menggeleng, ia tidak ingin memberitahukan pada Zian. Bagaimana jika Zian tahu jika putra kesayangannya sempat menjual Elara demi sebuah kontrak kerja. Denish juga sering memukul Elara walaupun Elara tak tinggal diam dan melawan balik. "Baiklah jika tidak ingin memberitahu. Pasti kau tidak mau jika Denish mas marahi 'kan?"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD