BAB 38

2684 Words

"Pernahkah kau lapar? Benar-benar lapar? Beberapa hari pertama adalah yang paling sulit. Tubuhmu berteriak padamu untuk memberinya makan. Dengan segala cara. Perutmu berputar dengan sendirinya dan otakmu berdenyut di dalam tengkorakmu. Ini konstan, rasa sakit yang luar biasa. Kau mencoba untuk makan semuanya; cacing, daun, lumpur. Lalu, beberapa hari kemudian, semua rasa sakit itu hilang. Tapi kemudian, rasa lelah muncul dan tulangmu mulai terlihat. “Kau tumbuh semakin lemah. Kau merasa tumpul. Dan kau menatap bulan setiap malam menunggu untuk mati. Tidak, berdoa untuk mati. Namun sebagian darimu terus berharap bahwa kau akan hidup satu hari lagi, sehingga kau dapat bangkit dan menghancurkan orang-orang yang membawakanmu kemalangan tersebut. Apakah kau pernah merasa begitu selapar itu?"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD