ADIBEL 19

1046 Words

Aldi duduk di roftoop rumahnya, laki-laki itu memejamkan matanya membiarkan hembusan angin malam membelai pelan rambut dan wajah tampannya. Laki-laki itu hanya ingin ketenangan, dunia terlalu keras baginya. Kemudian laki-laki itu membuka matanya, lalu membaringkan badannya di rofftop sembari menatap bintang dan bulan dimalam hari. Diambilnya lagi permen tangkai milkita rasa melon dari sakunya. "Ternyata lo disini,"suara gadis itu tak membuat reaksi apapun kepada Aldi. Laki-laki itu masih setia dengan tatapanya kearah langit. "Di dengerin, gue itu nyari lo dari tadi,"rengek Ghina sembari menggoyangkan lengan Aldi. Aldi berdecak pelan kemudian menatap Ghina sembari menaikkan sebelah aslinya,"apa?" "Gue itu masih suka banget sama lo Di, gue mau hubungan kita kayak dulu lagi lebih dari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD