Mood Aldino benar-benar hancur, apa yang harus ia lakukan? Mana laki-laki itu tadi bilang bahwa ia akan menjauhi Abel. Sampai sekarangpun Aldi tak tau apa salah dirinya sehingga membuat Abel semarah itu. Aldi kini tengah bersender dibalkon belakang sekolah bersama kawanya, siapa lagi kalau bukan Nathan, Shawn dan juga Calvin. "Tu muka ketekuk mulu kayak ayam buluk? Lo kenapa?"tanya Shawn tanpa harus menyusun kosa kata yang lebih lembut lagi. "Kenapa Di? Abel masih marah ya?"kini Calvin ikut berbicara. "Didi jangan galau dong, Nathan jadi hampa ni,"sambung Nathan lagi sok dramatis sembari menghembuskan asap benda beracun itu dari mulut dan hidungnya. Aldi mengacak rambutnya frustasi,"gue bingung, atas dasar apasih kesalahan gue sampai Abel segitu marahnya?"decak laki-laki bertubuh tin

