Calvin yang baru saja pulang dari sekolah langsung membantingkan tubuhnya diatas sofa. Laki-laki itu melemparkan pandanganya keseluruh penjuru rumah, tampaklah seorang wanita paruh baya yang tengah menuruni anak tangga sembari mengikat rambutnya. Sepertinya wanita itu baru saja bangun dari tidur sorenya,"eh udah pulang ya,"sapa wanita paruh baya itu lembut. Calvin menatap wanita itu dengan raut wajah datarnya, kalau bukan karena ayahnya ia tak akan mau menganggap wanita dihadapanya itu ibunya. Sena duduk disamping Calvin,"gimana hubungan kamu sama Clara?" Inilah yang Calvin benci, hidupnya selalu diatur oleh keluarganya. Laki-laki itu letih, ia punya tujuan sendiri dalam hidupnya, Calvin bukan robot yang semuanya udah diatur. Harus inilah harus itulah kalau tidak dituruti fasilitas C

