Episode 30

2019 Words

"Kau mau di antar ke toko?" "Iya toko saja. Dan ingat, jangan sampai Cathline tahu dulu, ya, soal...." Gadis itu ragu menyebutkannya. "Kau takut aku bicara pada Cathline? Seharusnya aku yang takut kau bicara padanya, secara kau kan teman dekatnya dan kalian selalu bareng di sana." "I-iya, aku tahu. Tapi yang penting sudah berpesan." Ardika terkekeh, "Baiklah-baiklah." Pria itu kemudian menghidupkan sein kanan mobilnya dan masuk ke pekarangan toko kue bernuansa biru langit tersebut. Bisa dipastikan hanya dengan melihat toko kuenya bahwa pemiliknya menyukai warna tersebut. Mobil berhenti, Ardika membuka kunci agar Kyana bisa turun. "Kau mampir tidak, Kak?" "Hmmm.. sepertinya lain saja. Hari ini cukup melelahkan." Tentu saja lelah mental maksudnya. "Oke." Saat Kyana sudah turu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD