“Berhenti mbak!" ujar Rahma berteriak dia langsung maju menghadap mbak Fatimah sambil merentang kan tangan nya untuk melindungi gus azam. “Apa kamu hah!" kericuhan itu semakin menjadi saat angel menarik Rahma hingga dia jatuh karena tak dapat menahan tubuh nya. “Heh kamu tidak ada sopan santun, siapa kamu berani mendorong putri saya?" Berang ibu nya Rahma. “Cukup berhenti!" Aku melotot saat teriakan itu, ya allah apa lagi ini kenapa dia ada disini? “Tenang dulu mbak," ujar mas azam. Tampak mbak Fatimah terus mengelus pundak sang ayah yang kini menyeka air matanya. “Aku akan tetap menikahi mu jihan," ujarnya membuat ku mendongak menatap nya tak percaya, kenapa dia jadi pria serakah seperti ini? Aku melihat nya menutup matanya dan mengatakan hal yang lebih menyakitkan, “Tapi j

