Bab 31 - Kemarahan Mama Mertua

1043 Words

Setelah rapat, Lia hendak kembali ke ruangannya namun saat tiba di sana, ia mendapati Aldi sudah berdiri di samping pintu masuk, menunggunya. “Aldi,” Aldi menyunggingkan senyum miring, “Akhirnya Bu pemimpin datang juga.” Aldi melangkah maju, menghampiri Lia sehingga membuat posisi mereka kini berhadapan. “Enak ya sekarang udah jadi istri CEO. Enggak perlu susah lagi, enggak perlu kerja jadi kasir lagi.” Lia sontak tersenyum, “Oh iya dong enak itu karena Allah baik sama aku, diberikan suami yang baik dan tulus mencintaiku. Terus hubungannya denganmu apa ya? memangnya kamu siapa?” ujar Lia seraya mengangkat sebelah alisnya. Ia tidak mau kelihatan lemah di mata mantannya itu, ia tidak mau disakiti mantannya lagi. Biarlah masa lalu dijadikan pelajaran agar ke depannya bisa menjadi pribadi y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD