Bab 38. Harimau Atau Buaya

1101 Words

# Bisma sedikit terkejut saat melihat Ranya yang datang sendiri untuk menemuinya di kantor. Meski begitu dia tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya dengan kedatangan wanita itu. "Jadi, ada apa gerangan hingga Brand ambasador perusahaan ini mau repot-repot datang ke sini? Bukannya kau biasanya akan meminta segala urusan terkait pekerjaan untuk dilakukan lewat agensi atau manajermu yang galak itu?" ucap Bisma dengan nada bercanda. Ranya masih menatapnya datar hingga membuat senyum di wajah Bisma memudar karena canggung. "Hem, baiklah aku akui selera humorku jelek," lanjutnya setelah beberapa saat. Saat itu barulah Ranya tersenyum tipis. "Tidak, selera humormu bagus," balas Ranya. Lina sekretaris Bisma kemudian masuk dan meletakkan secangkir teh di hadapan Ranya. "Terima

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD