10

783 Words

Aroma hutan tidak terlalu menenangkan bagi Armel. Seperti bau trol tua, pikirnya. Ivan Krylov, raja Karmelion, tidak bisa memahami keengganan Armel. Lelaki itu mengira Jurang Kegelapan bisa disegel asal Oberon menghendaki. Namun, Armel mengerti bahwa makhluk-makhluk itu enggan menyerah—bahkan meski setelah berhasil lolos lewat celah dan mati di tangan penjagal, mereka tidak menunjukkan tanda-tanda jera. Sebagai penguasa peri perburuan, Oberon tidak menghendaki luapan makhluk terkutuk mengganggu keseimbangan dunia. Manusia dan peri telah membayar perbuatan tamak, yang ironisnya, disebabkan segelintir orang. Sekali pintu tabir terbuka, maka tidak ada siapa pun yang sanggup menutup rapat.  Pembatas sihir berdenyar; seperti degup jantung, pelan kemudian menguarkan nuansa muram bercorak ungu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD