Terlalu Cuek

1177 Words

Rama menepuk-nepuk pahanya kala melihat Kiana berjalan menuju sofa. “Kak,” rengek Kiana. “Menurut atau aku akan marah,” gertak Rama. Kiana menghembuskan nafas pasrah, dengan langkah lemah ia pun berjalan menuju ke arah Rama. Dengan malas dan wajah cemberut ia kembali duduk di pangkuan sang suami. Rama tersenyum puas melihat sang istri yang duduk di pangkuannya. Meski ia melihat wajah sang istri cemberut. Rama telah selesai mengecek beberapa dokumen. Ia meraih wajah Kiana sehingga menghadap wajahnya. Ia menangkup pipi Kiana lalu mengecup singkat bibir manyun sang istri. “Jangan marah,” ucap Rama lembut. Kiana yang sudah terlanjur kesal pun tak menanggapi ucapan sang suami, ia masih saja diam dan mengerucutkan bibirnya. “Kalau kamu tetap marah, kita akan tetap di sini dan dengan posi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD