Hati Kiana mencelos, Ia kesal sama Rama karena terlalu cuek dengannya. Kiana menyambar sling bag dan juga ponselnya lalu berjalan keluar kamar dengan tergesa. "Ishhh dasar nyebelin," umpat Kiana dalam hati dan berlalu pergi. "Kiana," panggil Rama yang diabaikan oleh Kia. Rama tercengang melihat tingkah sang istri berjalan keluar begitu saja tanpa berpamitan dengannya. Ia mengusap kasar wajahnya lalu menggerutu kesal. "Ckk, benar-benar aneh!" "Ah sudahlah, lebih baik aku selesaikan pekerjaanku dulu. Ini jauh lebih penting," ucap Rama pasrah. Hati Kia mendongkol, ia berjalan cepat keluar rumah setelah berpamitan dengan kedua mertuanya yang saat itu sedang sarapan. "Kok buru-buru, Sayang? Nggak makan dulu?" tanya Mei kepada Kiana. Kiana menggelengkan kepala lantas mengembangkan seny

