Ulah Bella

1278 Words

“Tampan,” batin Kiana memandang wajah sang suami tanpa kedip. Rama melambai-lambaikan tangan di depan wajah Kiana. “Sayang,” panggil Rama yang langsung membuat Kiana tersadar. “Ah eh emm, i-iya,” ucap Kiana gugup. “Kamu kenapa? Bagaimana dengan penampilanku?” tanya Rama yang sesungguhnya agak kurang nyaman dengan pakaian yang ia kenakan saat ini. Kiana mengacungkan kedua jempolnya untuk memuji penampilan sang suami. “Sudah kuduga kamu pasti akan memuji ketampananku,” uca Rama jumawa. Kiana memutar bola matanya malas. “Ckk percaya diri sekali kamu, Mas,” cibirnya. “Memang begitu kenyataannya.” Rama meraih lengan sang istri menggandengnya ke luar kamar menuruni anak tangga. Mei tersenyum melihat perubahan sang putra yang biasanya kaku dan selalu formal menjadi lebih santai dan juga fr

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD