Pov Raka "Hahaha, benar kata ibumu, kamu sudah pandai berbohong. masa iya sudah mandi kamu belum mengganti baju sekolahmu, sana mandi dulu terus salat, lalu lanjutkan kembali aktivitasmu yang sedang bertelepon." "Iya Pak," jawabku sambil bangkit dari tempat tidur, meski agak malas tapi kalau Bapak sudah menyuruh aku tidak bisa mengelaknya. Setelah melihat anaknya bangkit dari tempat tidur. dia pun berpamitan untuk membersihkan tubuh terlebih dahulu, setelah seharian bekerja. sebelum masuk ke kamar mandi aku pun mengirimkan pesan ke Devina, aku minta maaf karena memutus telepon secara tiba-tiba. Aku yang awalnya hendak masuk ke kamar mandi, hanya terdiam sambil tersenyum di ambang pintu, terhipnotis oleh rasa yang baru aku tangkap, mungkin begini rasanya sedang jatuh cinta. ~ Keesokan

