Dicurangi

1215 Words

“Mas Gandi….” Nadia berucap lirih. Tapi cukup didengar oleh Gandi dan Putri. Meskipun sedang menikmati penyatuan diri, keduanya refleks menoleh. Keduanya pun terkejut begitu melihat Nadia, terutama Gandi yang tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Di sana, di pintu, Nadia menatap lekat kepadanya dan Putri. “Nadia…,” gumam Gandi. Lalu dia turun dari tempat tidur. Karena panik dan tidak sedang apa-apa, Gandi mendekat pada Nadia dengan tangan menutupi kemaluan. “Nad, kenapa kamu bisa ada di sini, sayang?” tanya Gandi dengan berusaha memegang tangan Nadia dengan tangan sebelah yang tidak dipakai untuk menutup itu, tapi ditepis oleh istrinya tersebut. Nadia menatap Gandi dengan mata berkaca-kaca. Hatinya hancur tak berbentuk. “Pertanyaan macam apa itu, mas? Harusnya aku yang bertanya kenap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD