Sementara itu beberapa menit sebelumnya, seorang gadis yang tampak kepayahan dengan ransel di pundak dan beberapa berkas dalam pelukan tangannya di d**a, turun dari sebuah ojek online. Gadis itu membayar ongkos sebelum akhirnya melangkah memasuki halaman rumah. Dari kejauhan gadis yang bernama Caca itu melihat pintu rumah terbuka dan ibunya tengah mengobrol dengan seseorang yang entah siapa karena hanya tampak belakang. Caca pun terus mendekati pintu rumah bersamaan dengan obrolan yang perlahan terdengar bersama langkahnya. "Sabar ya, Nad. Maaf ibu hanya bisa mengatakan ini karena ibu juga bingung harus menanggapi seperti apa. Ibu tau hatimu saat ini sangat hancur. Tapi ibu tidak bisa membantumu. Orang susah seperti kita ini, memang kerap dipandang remeh sama orang kaya. Makanya dulu ibu

