“Cakra, jawab aku dong, apa maksud kamu?” “Saya ... itu anu loh gimana, ya.” “Yang jelas dong kalau bicara, yang tegas seperti biasanya, ayo, jelasin apa maksudnya?!” Tiba-tiba datang lah salah satu atasan mereka, asli orang Turki dan tidak bisa berbicara dengan bahasa Indonesia, membuat amarahnya sudah seperti lelucon jika terdengar, membuat Cindy sering sekali terkena masalah, pada saat menertawakan atasannya itu. “Ne yapıyorsun? Hadi, acele et ve işine dön, üzerinde çalışmaya devam etme!” “Aduh, kamu, sih, dia jadi datang dan ngomel, kan, ayo, buruan kembali bekerja,” bisik Cindy. “Kenapa saya lagi yang salah? Kamu juga salah, ya sudah, saya duluan,” cecar Cakra meninggalkan Cindy berdua saja bersama atasannya yang super galak itu, siap-siap saja sebentar lagi dia seorang diri yan

