“Naya, tunggu dulu, kenapa kamu selalu begini? Dengarkan penjelasan saya dulu,” ucap Zaki sampai mengikuti Naya ke arah luar rumah tersebut. Bukan hanya karena khawatir sudah larut malam Naya masih kabur-kaburan seperti itu, tetapi Zaki juga harus menjelaskannya dengan cepat sebelum Naya berpikiran yang aneh-aneh tentangnya, mengetahui sikap calon istrinya yang begitu labil dan kekanak-kanakan, Zaki semakin khawatir hal yang tidak diinginkan bisa terjadi. Membayangkannya saja tidak mau, apalagi sampai kejadian, Naya terus-menerus berjalan entah dia mau ke mana, masih mengikutinya sampai berhenti di salah satu tempat pemakaman yang sebelumnya Zaki sendiri tidak tahu bahwa itu adalah tujuannya Naya. Untuk apa dia ke pemakaman malam-malam seperti ini? Sampai Zaki sendiri yang menghentikan

