“Bisa kah kita tidak melanjutkannya lagi?” “Harus dilanjut! Karena aku nggak pernah main-main jika sudah mencintai seseorang!” “Bukan itu maksudnya, yang saya maksud adalah jangan lagi dibahas masalah itu, bisa?” “Tapi, kamu baik-baik aja, kan? Apa yang kamu rasakan selama ini sendirian, ibumu ... bahkan adikmu nggak ada yang tahu, siapa yang melakukannya? Setidaknya beritahu aku, siapa orangnya.” “Aku janji, nggak akan bahas lagi setelah tahu siapa orangnya.” Cakra pun tak ingin menyembunyikan lagi semua rahasia masa lalu, menceritakan sesingkat mungkin apa yang sudah terjadi pada dirinya di masa lalu. Tanpa henti air mata menetes dari pelupuk mata pandanya. Menceritakan semuanya dengan hati terbuka, menatap kedua mata wanita yang dia sayang lalu memeluknya erat. “Cakra, udah cuku

