Flashback "Kedatangan kami kali ini ingin melamar putra anda untuk menikah dengan putri kami." Orang tua Aslan saling memandang, baru kali ini ada keluarga dari pihak perempuan melamar pihak laki-laki apalagi keluarga mereka kaya. "Maaf, Aslan masih menjalani pengobatan. Ingatannya belum pulih sempurna, sangat beresiko sekali jika kita menikahkan mereka. Ku harap kalian bisa sabar untuk menunggu sebentar," ucap Papi Aslan. "Putri kami ingin sekali menikah dengan Aslan. Kita juga bisa menjadi rekan kerja yang baik nantinya." Di sisi lain, Kanya sedang menyuapi Aslan yang masih lemah tak berdaya di ranjangnya. Aslan masih seperti orang yang linglung dan tidak bersemangat dalam menjalani hidup. "Aslan Sayang, aku kekasihmu, percayalah! Kita sudah menjalin hubungan lama sekali," ucap Kan

