Bella hanya bisa mengangguk mendengar ucapan manis Aslan. Aslan sangat perhatian padanya, Bella mengusap wajah Aslan yang tampan dan tidak ada kerutan di wajahnya. Sempurna, itu adalah kata yang tepat untuk mengagumi sosok Aslan. "Istirahatlah! Aku akan berbicara pada dokter, aku akan memindahkanmu ke rumah sakit lain." Bella menggeleng, ia sudah nyaman di rumah sakit ini. Dokter dan susternya juga sangat ramah. Aslan tahu maksud dari Bella, dokter ramah itu adalah Devan. "Yasudah jika itu keinginanmu, aku harus kembali bekerja. Nanti sepulang dari kantor akan ke sini lagi." Bella mengangguk, ia mencium punggung tangan Aslan. Aslan tersenyum manis dan mengecup keningnya. Setelah itu ia segera keluar, karena ini adalah rumah sakit tempat Kanya bekerja Aslan memutuskan untuk mampir m

