KOTAK LAGI

1020 Words

"Beneran Kak Nisa mau pindah dari sini?" tanya Aisyah pada Dimas yang tengah berdiri di depan kos Nisa. Lelaki itu tengah mengantar orang-orang yang ditugaskan untuk mengangkut barang-barang Nisa. Hanya pakaian dan barang penting saja. Sedangkan semua furniture-nya akan ditinggal di sini. Dimas mengangguk. "Benar. Karena itu barang-barangnya di ambil," jawabnya. Raut wajah Aisyah berubah menjadi sendu. "Saya jadi kesepian kalau Kak Nisa gak ada di sini," keluhnya. "Mau saya temani?" Sontak Aisyah melirik Dimas dengan dahi mengkerut. "Apa maksudnya?" Dimas tertawa canggung. Sepertinya candaan dia garing sekali. "Hanya bercanda." Aisyah tampak berpikir sebentar. "Emh, saya boleh ketemu Kak Nisa dulu gak, Pak?" tanyanya hati-hati. Dimas mengangguk yakin. "Tentu saja boleh. Bu Nisa b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD