HARAPAN DI BALIK KABUT

1095 Words

Aula Utama Menara Obsidian seharusnya sudah dipenuhi oleh dentuman musik orkestra dan tepuk tangan para elit Aero Town pagi ini. Namun, yang terdengar hanyalah desis statis dari layar-layar raksasa yang membeku dan bisik-bisik gelisah dari para investor yang kebingungan. Di podium utama, lampu sorot yang seharusnya mengarah pada Gerald justru berkedip-kedip tidak stabil. Pesan singkat yang dikirimkan Gerald melalui protokol darurat baru saja mengguncang sistem pusat: "Anomali termal terdeteksi pada inti Aero-Core. Sinkronisasi dibatalkan. Aktivasi ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan." Ini adalah langkah nekat. Gerald tahu bahwa menunda proyek kesayangan Lord Arthropoda sama saja dengan menaruh lehernya di bawah pisau guillotine. Namun, di tengah ancaman pemerasan Crystal dan penga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD