Fajar di Aero Town tidak pernah membawa kesegaran; ia hanya membawa cahaya yang menyingkap betapa kotornya sudut-sudut kota yang tertutup bayangan. Gerald baru saja melangkah masuk ke kantor CEO setelah malam yang melelahkan bersama Kancil di Sektor 9. Namun, sebelum ia sempat melepaskan jasnya yang berdebu, layar holografik utama di mejanya menyala tanpa perintah. Wajah Crystal Skye muncul di sana. Ia tidak lagi mengenakan topeng keramahan palsu. Ia sedang duduk di kursi kebesarannya di sayap barat, menyesap anggur merah dengan senyum yang tampak seperti luka yang menganga. "Selamat pagi, Gerald Hyun," ucap Crystal. Suaranya rendah, tajam, dan penuh kemenangan yang memuakkan. Gerald membeku. Jantungnya berdegup begitu keras hingga ia merasa kemejanya bergetar. Nama itu—nama aslinya—diu

