Kontrasepsi

1677 Words

Suara sayup itu masuk kedalam indra pendengaran Eka. Perlahan manic abu itu terbuka dan menatap jam digital yang telah dia atur alarm. Perlahan wanita itu menyingkirkan lengan Bumi yang membelit perutnya dan beranjak dengan perlahan dari atas ranjang, memunguti pakaian keduanya yang berserakan diatas lantai dan memasukkannya kedalam keranjang yang ada disamping kamar mandi. Wanita satu itu berjalan menuju dapur dengan tangan sibuk menggulung rambut panjangnya, menampilkan leher jenjangnya yang sexy. “ Pagi!” sapanya pada Rere yang tengah berkutat didapur mewah itu, menyiapkan sarapan untuk mereka. Ya setidaknya Rere harus tahu diri, dia menumpang di tempat orang untuk sementara. “ Pagi!” balasnya, Matanya yang bulat langsung melotot tatkala melihat warna merah keunguan yang menyebar se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD