Dan hari ini Eka menatap pria paruh baya, supir yang membawa sosok mamanya waktu itu. “ Apakah anda ingat anda membawa penumpang paruh baya berwajah mirip dengan saya? Bisa anda katakan kemana anda membawa wanita paruh baya itu pergi?” Eka menatap penuh harap pria itu. “ Ada banyak penumpang serta tujuan waktu itu. Saya tidak bisa mengingatnya satu persatu, nona.” “ Tolong ingat- ingatlah. Beliau naik taksi anda dari Mall sekitar pukul 17.00.” “ Maaf nona saya tidak ingat.” “ Atau mungkin kalian punya data- data yang tersimpan, bisakah saya melihatnya?” “ Kalaupun ada. Itu tidak bisa dengan seenaknya disalah gunakan, nona.” “ Apakah benar- benar tidak bisa?” “

