58

837 Words

Setelah menunggu hampir lima jam, suamiku terlihat datang. Dari kejauhan aku melihatnya menyusuri batu koral yang dipasang di jalan setapak yang ada di hotel itu. Ketika sampai di depan pintu kamar aku langsung menyambutnya dan mencium tangannya. "Kau terlihat sangat lelah Apakah kamu sudah makan Mas?" "Tadi aku makan dengan sajian ala buffet di hotel tempat meeting kami," jawabnya. "Maukah kita pulang sekarang atau menginap semalam lagi?" Tanyaku yang prihatin melihatnya sangat lelah sekali. "Besok aku akan ada pekerjaannya juga, jadi sebaiknya kita pulang, lebih cepat lebih baik," jawab Mas Hamdan dengan membelai pipiku. Ia masuk ke kamar lalu mengambil handuk dan pergi mandi, sementara aku, menyiapkan koper dan memasukkan semua barangku ke sana. Saat Mas Hamdan sudah selesai membe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD