20] Menjadi Istri Kembali

1750 Words

“AKU menginginkan anak darimu.” Aku menggeser duduk, tidak senang dengan kalimatnya. Lian berubah dari Lian yang tadi salat bersamaku sehingga membuatku takut. Kata-katanya terdengar aneh. “Sejak kapan kamu ingin memiliki anak? Bukankah ada Aqila? Kamu bisa membangun rumah tangga yang lengkap dengannya.” Kami baru saja menyambung kembali pernikahan. Selama kami menikah, dia tidak pernah membahas soal anak. Atau jangan-jangan .... Lian memegang bahuku, memaksaku menatap matanya. “Karena dia tidak bisa memberikannya, aku ingin mendapatkannya darimu. Siwi, Aqila yang memintaku untuk rujuk denganmu dan memiliki bayi darimu.” Ragaku menegang. Ada paku-paku kecil menusuk hati hingga rasanya organ dalamku memar. Mungkin saja sudah berdarah kalau bisa dilihat dari luar. Tiba-tiba kilasan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD