Merengkuh tapi terlepas

2007 Words

“Aku memang wanita penghibur.” Bunga masih menahan diri, sadar betul siapa dirinya. Tak bisa dibandingkan dengan Dewi, isteri sah Wahyu yang memiliki segalanya. Harta, tahta, kuasa. Dewi kembali mengulas senyum. Kali ini senyum mengejek. “Berapa hargamu? Semalam, seminggu, sebulan, setahun, puluhan tahun? Aku ingin membeli dirimu sebanyak sisa umur yang kau miliki. Hitunglah. Letakkan angkanya di hadapanku. Aku akan membayarmu, dan kau harus pergi selama-lamanya dari kehidupanku juga kehidupan keluargaku!” “Dewi, sayang. Tidakkah menurutmu, kau sudah keterlaluan?” Lelaki yang sejak tadi diam membisu, hanya memberikan kode melalui genggaman tangannya, kini mulai berani bersuara. Dewi menatap tajam lelaki yang menurut hukum adalah sah sebagai suaminya dan ayah dari puteranya, tapi berani

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD