Awal Pertemuan

1702 Words

“Ya ampun Bunga!” suara Mira terdengar tertahan. “Apa kau sudah gila? Bagaimana bisa masuk ke perkantoran elite dengan hanya menggunakan sendal jepit kampungan kayak gitu!" jerit Mira gemas. "Sepatunya aku tenteng Mira!" Bunga tertawa menangkap nada frustasi pada kalimat Mira. "Kamu tenang aja, nanti di depan kantor aku ganti pakai high heelsnya. Kamu bilang kan harus cepat-cepat. Tubuhku sejak tadi bisa terjun bebas di tanah kalau seperti itu. Kamu kan ngeburu-buruin terus!" protes Bunga. "Aakh," Mira memegang lehernya yang terasa tegang melihat sikap santai Bunga. Khawatir menciptakan masalah besar bagi kelangsungan kerjasamanya dengan perusahaan yang sedang berkembang itu. "Kamu main pagi-pagi Mir? Kok sampe mendesah gitu!" goda Bunga sambil tertawa. "Hhh, kau itu Bunga! Aku bisa gi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD