Menuju kenangan lama

1550 Words

“Akhirnya kau datang juga Bunga!” Mira menyapa Bunga yang baru saja memasuki lobi Rumah Hiburan Alexa. Sisa kehidupan semalam sudah tak nampak. Dibereskan habis oleh petugas kebersihan. Hanya bau minuman yang masih tercium di sana-sini. Serasa seperti menjadi parfum ruangan. Sebatang rokok terkepit diantara jemari Mira, dengan kuku yang di poles kutek berwarna merah terang. Senada dengan pakaian dan polesan makeup di wajahnya. Bunga membalas sapaan itu dengan senyuman. “Ku kira, kau lupa janji temu kita!” Mira menatap Bunga dengan tajam. “Sorry, tadi kebablasan tidurnya. Aku letih sekali.” Bunga merenggangkan tangannya, berusaha melemaskan seluruh ototnya yang terasa kaku. Mira hanya mendengus, membuang mukanya ke arah lain. “Hish! Kalian main berapa kali? Sampai aku nggak dikasih!”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD