18 - Your Way

1468 Words

Di kantor, El sibuk dengan kerjaannya, begitupun dengan Tarisa. Keduanya benar-benar sibuk kali ini. Berkas yang menumpuk dan deadline yang harus mereka centang satu-satu. Sepertinya lembur adalah pilihan terakhir yang mereka pilih jika tidak sigap dan fokus untuk menyesaikan pekerjaan sebelum jam pulang kantor berakhir. El sudah berantakan, rambut yang acak-acakan, dasi yang sudah merenggang. Ia pusing dengan dokumen yang ia baca. Terlalu rumit untuk dipahami. Tak terasa, kesibukan itu berakhir saat jam makan siang. Setidaknya mereka sudah menyelesaikan tiga per empatnya. Taris merenggangkan otot-ototnya. Ia melihat El yang masih berkutat, seutas senyum Taris tampilkan. El sangat sexy saat serius seperti sekarang. Pikirnya. Taris menghampiri El, duduk di seberang meja kerjanya. "Kak. A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD