"Selain itu," lanjut Frank menyita perhatian, "kau juga layak mendapatkan ini." Frank meletakkan sebuah kartu hitam di atas tablet. "Kau boleh memakainya kapan pun, untuk apa pun, dalam jumlah berapa pun. Karyawan yang bahagia cenderung lebih semangat bekerja, bukan?" Kara mendesah kebingungan. "Tunggu dulu. Bukankah ini sudah berlebihan?" "Sama sekali tidak," bantah Frank sigap. "Jeremy juga punya kartu semacam ini. Hanya saja, ada limit untuk kartunya." Usai bergumam di ujung pernyataannya, Frank meletakkan kunci mobil di atas kartu dan tablet. "Ini untuk mempermudah mobilisasimu. Kau tidak perlu membuang waktu di transportasi umum lagi. Dan terakhir ...." Frank mengeluarkan sebuah ponsel berlapis berlian yang hanya diproduksi dua unit di dunia. "Aku tahu ponselmu dirusak oleh

