12. resah

309 Words
dia sedang berlari disebuah taman.gaunnya menjuntai indah.rambutnya yang panjang mengayun tak kala ia sedang berlari.seseorang memanggilnya. memohon untuknya berhenti. ".. tunggu.. kembalilah.." ucap seseorang itu. ia berbalik dan sambil berkata."..aku menunggu..". tiba tiba saja sebuah cahaya yang menyilaukan menerpa wajahnya.perlahan ia tersadar dan membuka matanya. usapan jemari seseorang terasa begitu lembut diwajahnya.wajah itu.wajah yang selalu ia rindukan siang dan malam.wajah yang membuat hatinya membeku untuk cinta yang lain.wajah yang membuat hari hari nya dulu begitu indah namun berakhir dengan kesakitan yang tak kunjung reda. "..Ian.. kamu kembali untukku.." bibirnya tanpa sadar telah menggaungkan nama itu.nama yang sering mengalun dari bibir indahnya.nama yang tercatat rapih di dalam relung hatinya. seketika ia tersadar tak seharusnya ia menyebutkan nama itu kembali.bukankah ia telah berjanji. sendu ia memandangnya.ingin memeluk dengan segenap jiwa.membayar setiap detik dan menit rindunya.ia memalingkan wajahnya.tidak ingin lepas kendali dengan terus memandang wajah itu.wajah pemilik hatinya. resah kini menghampirinya. ".. maaf dokter..saya kira tadi dokter adalah orang yang saya kenal.maaf karena tadi saya belum sadar sepenuhnya.." ucapnya sendu. "..iya tidak apa apa ... jadi sekarang apa yang kamu rasa.apa kepalamu terasa pusing.." tanya sang dokter. ".. tidak dok.. hanya masih lemas saja.." jawabnya dengan genangan air mata yang tertahan.seketika ia memalingkan tatapan tidak ingin pria didepannya ini menyadari raut wajahnya yang semakin sendu. "..mungkin kamu masih shock atas kejadian semalam.." ucap sang dokter dengan senyum dan tatapan yang hangat. semalam sang penyayi menelpon nya menanyakan bagaimana keadaan nya. ia juga bertanya apakah ia mempunyai keluarga.sungguh itu yang membuatnya kian sedih.keluarga yang ia punya telah membuangnya dulu.seolah ia adalah aib bagi keluarganya.ia pergi dengan luka dan luka.meninggalkan semua keluarga bahkan cintanya yang berharga. ia memang menutup diri dari semua orang tidak ingin orang lain tahu siapa ia sebenarnya. bertahun tahun sudah ia membangun diri.mencoba bangkit dan menemukan kekuatan.pada saat itulah ia menyukai musik.menari adalah salah satu cara untuk menghibur dirinya sendiri.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD