"aku kan kuliah jauh kak , cape bulak balik . Motorku yang sekarang mogok terus jadi aku terlambat terus datang ke jam kuliah, apalagi pas bagian pak dosen endang , suka gaboleh masuk " ucap rian bercerita
Sang ibu hanya tertunduk bingung apalagi yang harus di lakukannya . Malu kepada sang anak sulung .
Sedikit melirik menanggahkan kepala menatap sang anak sulung dengan tatapan harapan
Menghela nafas panjang
"Hemmm yaudah pakai aja motor kaka , gapernah dipake sekarang . Bibih masih kecil belum berani pake motor sendiri " ucap sang kaka
" tapi malu ka , itukan motor cewe . Mana di pakein stiker hello kitty semuanya !! Takutnya kalo pake motor yang gini gini lagi malah tetep mogok" ucap rian
" jadi gimana lagi nak mau nya kamu itu? " Tanya sang ibu
" kalo di tukar tambah gimana?" Jawab rian sambil mengangkat halis bertanya ..
" mau nyari tambahnya darimana , aneh aneh aja kamu !! " Sang kaka mengelak
" klo boleh nih ya !!! 2 motor , motor kaka dan motorku dijadiin 1 gimana jadi tukar tambah 2 motor jadul ini jadi motor bagus " ucap rian merayu
Bergegas pergi ke atas menuju kamar , seketika lirih .
Ibu tertunduk , rian menatap sang kaka berjalan menuju ke kamar ..
Berharap sang kaka memberi jawaban seperti apa yang di inginkannya.
"Udahlah , aku kuliahnya nunggu motor aja !!!"
Sambil bergegas masuk kamar membanting pintu kencang ..
..
Terdengar suara air shower mengalir membasahi tubuh sang gadis cantik , rambut panjang sepinggang tersiram basah ..
Krriinggg , krrringgg ,krriingg
Suara telfon tia berbunyi
Tia pun bergegas menyelesaikan mandi nya dan cepat cepat menjawab panggilan, berharap sang pemuda tampang menghubungi nya.
Sesuai harapan
"Hallo!!"
"Haii!! maaf ganggu , lagi sibuk ya ?" Tanya rian
"Apasih engga ko aku lagii baru beres mandii , kenapa nii ? Jawab tia
"Ciee mandi , mau kemana nihh mandi ?? " tanya rian
" emangnya gajadi ya , kamu gaakan ikut ?" Ucap tia sedikit sedih
Terdiam sejenak rian berfikir ada acara apa hari ini .
"Wahhh iya " bergumam dalam hati dan langsung mematikan telfonnya.
Sambil heran, tia langsung bergegas melanjuti bersiap karena ingat ada acara kumpul organisasi dari fakultas nya yang juga haru dihadiri oleh rian .
Bingung dicampur amarah , rian bergegas keluar dari kamarnya !
" bu ,aku ada acara kampus . Mau pake apa aku perginya ? "
" motor ada 2 nak , kaka mu juga udah nge ijinin " ucap sang ibu lirih
" acara nyaa tuh jauh bu , mana nanti aku mau anter tia pulang juga , kalau mogok gimana ??" Ucap rian dengan nada tinggi
Mas dodo menghampiri sambil mengendong sang buah hati
" kenapa motor kamu rian ? Pakai aja motor ka bila , kalau motor kamu mogok !" Ucap mas dodo sambil memberi sang anak kepada nene nya
Tak menghiraukan ucap sang kaka ipar , rian pergi kekamar mengangkat telfon dari tia
" rian , kamu kenapa ? Tadi telfon ko dimatiin?"
Tanya tia
"Maaf tadi hp ku mati tia , kamu mau berangkat jam berapa ?" Tanya rian
"Emm aku gatau berangkat jam berapa ya soalnya supir ku lagi pulang dulu dari kemarin , kalo pake motor sendiri pasti ga di bolehinn.. tapi aku pengen datengggg !" Ucap tia antusias
"Gimana ya , kalo motorku jalan aku jemput . Motorku mogok tia hehehe " ucap rian malu
Terdengar teriakan keras
"Bundaaaaaa!!!!!" Tia memanggil sang bunda
"Apa tia ko teriak teriak gitu" terdengar ucap sang bunda tia
"Bunda kalo pak ade gak dateng terus , aku sama Rian boleh ? Jadi nanti aku jemput kerumah rian . Soalnya motor rian mogok katanya hehe " ucap tia kepada sang bunda terdengar rian lewat telfon
Terdengar sedikit obrolan tia dengan sang bunda mempertimbangkan !
Tiba tiba telfon terputus ..
Menjatuhkan tubuh ke kasur rian bergumam dalam hati
"Kenapa ya tiba - tiba telfonnya di matiin , apa bunda nya tia marah ? "
Tiba-tiba telfon Rian bergetar , ada pesan masuk dari tia
"Rian aku minta alamat kamu ya , aku kesana sekarang!"
Terkejut sambil bersiap lari ke kamar mandi dan berteriak kepada sang ibu yang sedang mengendong cucunya
"Buu , tia mau kesiniii!!"
Sang ibu menoleh
" awas jaaaaa"
BRUGGG!!! suara benturan keras ter dengar
Rian terpeleset didapur
"Emh emh belum beres ngomong nya udh jatuh duluan " ucap sang ibu menggelengkan kepala
Tak menghiraukan ucap sang ibu, Rian langsung masuk ke kamar mandi .
Terdengar suara lembut sedang bercakap dengan sang ibu dan kaka nya .
Rian melihat dari jauh , tia sudah sampai .
"Ehh cepet cepet , ini kasian nungguin " ucap sang ibu
Rian langsung berlari kedalam kamar sambil tersenyum lebar
"Tadi tuh dia pas mau mandi , keluar dari kamar lari lari , sambil teriak BU TIA MAU KESINI . ibu belum beres ngomong awas jatuh , eh udah jatuh duluan " ucap sang ibu disusul tertawa tia dengan sang kaka
Tercium harum farfum dari belakang
"Ihh ibu jangan dibilang bilang malu !!"
Semua pun tertawa kembali
"Nih liat dede dapet oleh oleh dari ateu tia" ucap sang kaka melihatkan sebuah kantong plastik berisi makanan
"Wahhh dapet apa ni anak lucuuuuu " sambil menimang sang keponakan
"Hihi gabawa apa apa ko , cuman sedikit makanan titipan bunda" ucap tia lembut
Rian menyalakan motor setelah berpamitan kepada sang ibu dan kaka nya , disusul bila naik ke belakang rian
"Kamu dibolehin sama bunda bawa motor?" Tanya rian
"Iyaa boleh , kan aku bilangnya sama kamu . Gak biasanya Bunda percaya sama orang , apalagi cowo haha " jawab tiaa
Berbagai percakapan, cerita hingga keluh kesah di sampaikan oleh rian dan tia
"Tia.." ucap rian lirih
"Apa rian ?" Jawab rian sambil sedikit memajukan kepalanya karena terhalang suara kendaraan lain
"Gajadi deh haha "
"Ihh apaa jadi penasaran" ucap tia memaksa
" ini jadinya di kampus atau dimana ?" Rian menjawab mengalihkan pembicaraan
"Eh iya gatau aku , kita tunggu aja di caffe itu sambil ngopi yu " ajak tia menunjuk sebuah caffe di dekat persimpangan
Rian pun mengangguk sambil memarkirkan motor di depan caffe
"Kamu mau pesen apa ? Tanya tia
"Samain aja sama kamu " jawab rian
Menunggu makanan tiba sambil berbincang , tia merasa risih dengan perempuan yang memperlihatkannya dari meja lain
"Ishh apasih risih gini " ucap tia bergumam
"Kenapa ?" Tanya rian
"Liat deh meja sebelah yang cewe pake baju merah ngeliatin kita terus , risih tau ga sih!!! ," ucap tia kesal
"Mungkin dia kagum melihat ketampanan aku wleee " ucap rian menghibur
" ampunnn si paling gantenggggg " ucap tiaa mengejek
Pesan masuk pada handphone tia
"Ehh ayo jadinya dikampus " ajak tia
Tia dan rian pun bergegas pergi meninggalkan caffe . Sambil berjalan rian menatap perempuan yang dimaksud tia , tak disangka perempuan itu memberi senyuman menggoda kepada rian .
Tanpa berfikir lama rian pergi menyusul tia ..
Rian dan tia bergegas pergi ke kampus untuk menghadiri acara