masa perkuliahan

1114 Words
"jadinya kamu mau pilih UKM yang mana ?" Tanya rian "Emhh gaada yang minat sih , tapi aga tertarik sama seni hehe . Kalo kamu " jawab tia "Wah sama aku sedikit bisa main alat musik!! " susul rian "Mohon di isi formulir pendaftaran UKM nya ya , dan dibaca syarat aturan ikut UKM kami . Semoga kita bisa berkawan baik !!" Ucap sang panitia Terdengar obrolan yang sedikit ribut di pos sebelah . "Biar tambah cantik yagaya hahaha !!" Tia melirik , ternyata itu perempuan yang ada di caffe tadi . "Oh jadi satu kampus" tia bergumam dalam hati Tanpa berkata apapun rian melirik tia dan tia pun membalas lirikan rian .. .. "Senin jadi jemput aku ya !! Aku udah bilang sama bunda , oh iya titip salam juga buat semua maaf aku gabisa masuk keburu malem " jawab tia sambil menaiki motor nya setelah mengantar rian pulang . .. "Eh rian , sini !!" Mas dodo mengajak Rian duduk disebelahnya Di ruang keluarga sedang berkumpul semuanya "Motormu kenapa ?" Tanya mas dodo "Emmhh mogok mas " jawab rian "Yaudah gini aja , mana kunci motormu yang mogok . Kamu mau motor apa ? " Tanya mas dodo Rian terkejut dengan pertanyaan mas dodo sampai tidak menjawab . "Kamu mau pakai motor ini (tanya mas dodo sambil menunjukan foto motor yang kekinian) " "Wahhh mau masss " jawab rian senang "Tapi gini , kan ka bila mungkin kedepan harus keluar . Kalo motormu sama motornya ka bila ditukar dengan satu motor , nanti ka bila susah mau kemana mana . Kamu siap nganter nganter nya ? " tanya mas dodo "Iya mas siap , rian siap nganter nganternya ko" jawab rian semangat Mas dodo pun bangkit dari duduknya sambil menelfon seseorang Ibu hanya bisa tersenyum lega melihat keinginan anak bungsunya terpenuhi dan tidak ada alasan lagi untuk bermalas malasan "Tunggu lagi diantar , siapkan motormu . Gausah ragu, motor udah mas liat ko tadi pagi! ka bila kemarin malam udah cerita , rian malu pakai motor butut !! Hahaa " Semua orang pun tertawa , suasan membaik dari yang tadinya tegang.. .. Kringgg , kriiingg ,krringg Suara handphone tia berbunyi "Tiaa mana alamatnyaa , keburu kesiangan inii aku nunggu dari tadiii" ucap rian "Ehh iya aku kirim sekarang hehe maaf " jawab tia Bergumam dalam hati "aduhhh ko sampai lupa ya , malah lama lama dandan inii. Aku malu kalo ga dandan perfect . " Tokk,tokk Suara pintu kamar tia diketuk "Ciee anak gadis lagi kasmaran ya " ucap bunda "Apasihh bunda " jawab tia malu "Haha , tia kamu sudah dewasa ya . Hati hati dengan pria , jangan sembarangan menaruh hati !! Bunda percaya mudah mudahan rian bisa menjaga hati tia dan kepercayaan bunda " ucap bunda lembut seraya menyisiri rambut tia yang panjang Tia hanya tersenyum .. "Difaaa bangunnnn kamu kan ada jadwal kuliahhhhh !!!! Sudah mamih bilang jangan pulang malem terus, yatuhan ini anak gadis !!!" Ucap seorang ibu berteriak membangunkan sang anak yang masih terlelap dalam tidurnya "Emmhh mamihhh iyaa ih bawell" jawab difa sambil bangkit dari tempat tidur "Jangan dibiasakan pulang malam , apalagi keluar malam terus !! Sebentar lagi papihmu pulang tugas , kalo tau kelakuanmu kaya gini mau gimana aduhhh!!!" Ucap sang ibu sambil menarik tangan anaknya ke kamar mandi .. Tiitt tittt Suara klakson motor terdengar dari depan rumah tia "Buun itu rian kayanya , aku berangkat dulu ya " ucap tia sambil berpamitan dan memeluk bundanya Bunda mengikuti dan mengantarkan tia kedepan Sudah ada rian di depan itu sambil tersenyum menyapa kepada bunda "Rian , bunda nitip tia ya !! Jaga baik baik !" Ucap bunda lembut kepada rian "Ihh bunda apasih" ucap tia malu "Hehe iya bun pastii , mari bun " Ucap rian dan tia sambil melambaikan tangan kepada bunda .. Dikantin kampus "Kayanya Minggu ini terakhir kita clubing deh" ucap difa "Haaahh kenapa ???" Tanya teman temannya terkejut "Heeuuhh iyaa papihku beres tugas di sumatra " jawab difa "Wah wah wah urusan sama tentara gue angkat tangan dehh takut di tembak hahaha " ucap sang teman mengolok Difa melirik tak berkedip melihat ketampanan rian yang berlalu berjalan di depannya , hingga tak berkata . Dan disadarkan oleh sosok tia yang ada dibelakang rian . "Ehh itu anak jurusan apa sih?" Tanya difa kepada teman temannya "Ohh yang cuco itu , udah banyak yanh nandai loh termasuk nadia haha . Katanya sih anak komputer" jawab temannya Difa hanya terdiam terpanah melihat ke tampanan rian .. Sampai di kelas Rian berbincang mendapat banyak teman baru yang asik . Bertukar cerita hingga pengalaman Saat sedang bercerita, dosen pun masuk sekejap situasi kelas langsung hening .. "Ini tuh dosen killer katanya " ucap teman sekelas rian berbisik Jam istirahat tiba "Aku udah beres mata kuliah rian , aku pulang duluan ya ! Tenang di jemput ko " ucap tia dalam pesan " eh bro lu pulang pergi dari rumah ?" Tanya malik teman sekelas rian "Iya nih jauh lagii " jawab rian "Nge kost aja mau bareng gue ? Sama anak anak lain juga. Tenang bebas ko , u mau bawa cewe juga hahahaha " ucap edi menyelang Rian hanya tertawa menanggapi perkataan edi ... Waktu demi waktu berjalan lancar 2 semester dijalani dengan baik oleh rian Ada waktu rian mendapatkan undangan dari UKM mengisi acara di sebuah caffe bersama tia "Bunda doain ya semoga semuanya lancar " ucap tia kepada snag bunda meminta doa Bunda hanya tersenyum memeluk sang anak gadisnya Sampai di caffe yang tituju tia melihat rian sudah duduk diatas panggung sambil mengatur alat musik yang akan dimainkan nya Rian melirik dan langsung melambaikan tangan kepada tia Tia pun menghampiri rian "Haii , kamu diantar sama bunda ?" Tanya rian "Engga aku tadi dianter supir " jawab rian "Terus nanti pulangnya gimana? , sama aku aja ya !" Ucap rian sambil masih sibuk megatur alat musiknya Tak menjawab tia hanya tersenyum Tak menunggu lama acara pun dimulai Tia bernyanyi dan rian memainkan gitar , semua orang tercengang dan terkagum melihat keromantisan tia dan rian . Kadang tia tersenyum malu ketika ada penonton yang berteriak memuji keromantisan mereka berdua . Rian hanya tersenyum dingin menanggapi semuanya Acara selesai , rian merapihkan alat musik yang dipakainya tadi . Sambil berpamitan kepada panitia di caffe tersebut "Bang kalo rutin mingguan gimana , mau ga ? Urusan komisi bisa diatur " tanya sang panitia caffe Rian tersenyum "Haha nanti kita bicarain lagi ya bang , itu kan udah ada nomor saya ?" Jawab rian Panitia pun berterimakasih kepada tia dan rian. "Mau ngopi dulu?" Tanya rian "Emhh boleh " jawab tia Rian dan tia pun beristirahat di caffe tersebut sambil mengobrol satu sama lain
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD