drama percintaan

1078 Words
Suara hening dengan musik klasik yang di putar di caffe Rian menatap muka tia , tia menyadari rian menatapnya langsung tersipu malu "Kenapa kamu haha" tanya tia "Gapapa kagum aja sama kecantikan kamu , eeaaa" rian menggoda "Hehe , rian aku boleh nanya ga ?" Ucap tia Rian hanya mengangguk sambil menyeruput minuman di depannya "Kalo aku minta kamu jadi penjaga aku gimana ? " tanya tia "Emang bunda buka lowongan bodyguard ya?" Jawab rian bercanda "Ihh bukan ituu,,!! Rian aku kamu jaga aku , bukan hanya fisik aja , tapi hati , perasaan juga " ucap tia lemah lembut Rian terkejut hingga tersedak "Emh , tia . Aku malu " jawab rian "Malu kenapa ?" Tanya tia heran "Aku takut gabisa jaga kamu , perasaan dan hati kamu dengan baik " jawab rian Tia hanya menggeleng heran sambil tersenyum "Tapi aku mau berusaha untuk jadi yang terbaik buat kamu versi aku , bukan maksud aku mau ngasih kamu harapan kosong tia selama 1 tahun ini . Tapi ya itu , aku malu " ucap rian menunduk "Cemen, belum juga di coba udah putus asa" jawab tia mengejek "Emh oke aku akan buktiin bahwa aku bisa jadi yang terbaik versi diri aku buat jagain kamu, hati kamu , perasaan kamu dan kepercayaan bunda" jawab rian sambil memegang tangan tia "Maukah sang bidadari cantik jelita dari khayangan menerima cinta sang manusia tidak punya apa-apa ini?" Tanya rian Tia tersipu malu seraya menangguk Malam itu menjadi malam terindah untuk Tia dan Rian, waktu dimana kertas putih diisi dengan sebuah cerita cinta Setelah satu tahun lamanya bersama berbagi cerita mengadu kehidupan merangkai pengalaman bersama tanpa sebuah hubungan yang jelas. Tapi malam ini dia dan Rian memulai hubungan yang jelas adanya. "Silakan bidadari" ucap Rian sambil menyuruh tia turun dari motor.. Iya hanya tersenyum malu sambil melambaikan tangan meninggalkan Rian di depan "Hmm ada cerita apa nih kok senyum-senyum sendiri ,kasih tahu dong bunda" tanya bunda terheran melihat dia yang tersenyum bahagia masuk ke rumah "Apasihh bunda" jawab tia sambil mengecup pipi sang bunda lalu bergegas ke dalam kamar "Biarlah daripada disebut jomblo ngenes , lagian ga rugi juga" gumam rian sambil memakirkan motornya kerumah .. "Aku gaada mata kuliah hari ini " rian membaca pesan dari Tia di handphonenya Rian pulang dari pas pergi mengendarai motornya menuju ke kampus. Sampai di kampus, saat sedang memarkirkan motor. Rian meliri perempuan yang baru turun dari mobil, dan bergumam dalam hati "Itu kayak perempuan yang waktu itu" Tak disangka diva melambaikan tangan kepada Rian sambil menghampiri difa berkata " Hai udah 1 tahun nih di kampus, sering ketemu juga tapi belum pernah ngobrol ya!! Gue difa " ucap difa sambil menyodorkan tangannya Tanpa berkata-kata rian membalas salam tangan difa "Gue rian" jawab Rian "Sendiri aja ke mana nih pawangnya ?" Ucap difa mengejek "Apaansih haha " ucap rian sambil berjalan pergi menuju kedalam Difa mengikuti rian "Hahaha kan biasanya diikutin cewek nya , eh jurusan komputer ya!! Gedung kita sebelahan gue jurusan perbankan !" Ucap difa Rian merasa malu dengan ucapan difa "Haha bukan siapa-siapa kok teman biasa aja, oh ya ya dekat ya" elak rian "Gue duluan ya" ucap Dipa sambil pergi meninggalkan rian "jangan-jangan semua orang mikirnya kayak yang tadi dikatain difa !! " rian bergumam Mata kuliah selesai rian bergegas pergi , mengunjungi sang kekasih kerumahnya Saat beranjak pergi rian di hadang difa "Ehh gue mau masuk UKM Seni dong , katanya u anggotanya ya ?" Tanya difa "Ohiya tinggal hubungin aja ketuanya " jawab rian "Ahh gue malu gapada kenal, coba minta no lu aja " ucap difa meminta nomor telfon rian Tanpa basa basi rian pun memberi nomor handphone nya dan langsung pergi meninggalkan difa .. "Kita ke studio musik yu" ucap tia sambil menaiki motor rian "Wah mantap boleh tuh " jawab Rian Rian dan tia bergegas menuju ke studio musik Sampai di studio musik Rian memainkan alat musik didampingi tia bernyanyi .. "Rian , aku nulis lirik lagu . Semoga kamu bisa susun instrumen lagunya ya hehe " ucap tia Ryan mencoba-coba instrumen lagu yang tepat untuk lirik yang dibuat oleh sang kekasihnya . Berjudul "bawa ku malam" Rian mencoba memulai instrumen disusul tia bernyanyi .. Suasana hening dengan lantunan lagu yang dinyanyikan tia membuat semua terasa sangat romantis .. Seperti dunia akan tetap seperti ini selalu tidak akan ada batu loncatan kedepannya dalam hubungan mereka .. "Aku suka lagunya , terimakasih sayang " ucap rian mengecup tangan tia Tia tersenyum bahagia Semua berlalu rian mengantarkan tia pulang .. .. Waktu ke waktu hubungan rian dan tia selalu harmonis damai , ditambah bunda yang sangat percaya kepada rian untuk menitipkan anak gadi cantiknya .. Tia pun diterima sangat baik oleh keluarga rian termasuk bila kaka rian , tia bisa berkelakuan baik ! Menjaga keponakan dan menjaganya dengan penuh kasih sayang .. "Rian antar tia pulang , sudah malam" ucap ayah "Ayo tia" ajak rian Tia mengangguk langsung berpamitan kesemuanya "Tante pulang dulu ya cantikuuu" tia mengecup lembut sang keponakan rian sambil pergi menyusul rian yang sudah siap dengan motornya Diperjalanan berbincang ria Tia memeluk rian dari belakang , percaya dia akan menjaganya termasuk dalam perjalanan ini .. .. Sampai dirumah tia , rian turun untuk berpamitan kepada sang bunda tia . "Bunda maaf ya kemalaman" ucap rian Bunda hanya tersenyum saya memberikan sebuah kantong plastik titipan untuk ibu Rian "Ini buat ibu ya bunda titip" ucap bunda lembut Rian mengangguk berterimakasih dan langsung pergi sambil melambaikan tangan kepada sang kekasih Tia tersenyum bahagia percaya ini akan baik baik saja .. .. Sampai dirumah rian memberikan bingkisan titipan bunda tia kepada ibu "Duhh calon mertuamu itu , baik sekali . Setiap hari kayanya ada bingkisan !! Maluu ibu ! " ucap ibu rian Rian pun masuk kekamar dan langsung menghubungi tia "Besok mau dijemput?" Tanya rian "Iyaaa dong " jawab rian .. Keesokan harinya Semua berjalan seperti biasanya rian menjemput tia untuk pergi ke kampus bersama. Sampai di kampus saat rian sedang memakirkan motornya, ditunggu tia yang berdiri disampingnya . Tiba-tiba terdengar suara memanggil "Riaannnn" ucap difa memanggil rian sambil melambaikan tangan Rian dan Tia terkejut sambil menoleh Rian hanya tersenyum tipis "Kamu kenal sama orang itu? kok kayaknya deket ya?" Tanya tia sinis "Engga ko cuman waktu itu dia nanya nanya soal UKM, katany mau masuk seni ! Udahlahh gausah dipikirin . Yu masuk!!" Rian pun mengajak dia masuk ke dalam kampus, dengan perasaan kurang enak karena sang kekasih dipanggil oleh perempuan yang kurang ia sukai .
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD