Diluar......
Perang antar manusia, elf dan peri hutan semakin sengit. Mereka tak menyadari jika ada segerombolan orang diam-diam pergi meninggalkan pangkalan mereka.
Entah bagaimana caranya jonathan dan teman-temannya bisa mengangkut batu jiwa dan wanita cantik itu.
"Ayah, perasaanku tidak enak. Pikiranku tertuju ke ibu terus" telepati sang pangeran Li Zhang Shui.
"Ayah juga, kamu pergi lihat ibumu dulu, urusan di sini biar ayah yang urus"
"Baik ayah"
Telepatipun terputus.
"Wahai rakyatku, penghuni seluruh alam ini, datanglah untuk membantu kami melawan manusia yang durjana. Usir mereka dari tanah kita" teriak sang kaisar elf.
Tak berapa lama, makhluk-makhluk yang dikata hanya mitos dan hewan punah pun bermunculan ikut serta menyerang para manusia. Para hewan itupun menyerang manusia yang mengacaukan ketenangan mereka. Ada ular anaconda raksasa yang panjang 100 meter lingkar badarnya tiga ratu cm. Semua manusia di libas tak tersisa.
Sedangkan sang pangeran sudah sampai ditempat ibunya berada, tapi ...itu kosong. Bahkan batu jiwa pun ikut raib. Permata dan mutiara malam yang melekat di dinding semuanya raib tak tersisa. Ternyata mereka mengincar ibunya, dan orang-orang yang di luar itu hanya sebagai pengalihan belaka? Ini celaka! Benar-benar celaka!
Li Zhang Shui segera membentangkan sayap lebar yang transparan, naik tinggi ke angkasa dan melihat ada pesawat yang menjauh dari hutan. Iapun memutuskan untuk mengejarnya sendirian, di sela-sela pengejarannya ia memberi tahu sang ayah apa yang terjadi terhadap ibunya.
Setelah menempuh beberapa jam ke markas pusat para ilmuwan artefak. Pesawat militer itupun mendarat, segerombolan pria besar mengangkut sebuah batu yang diatasnya terbaring seorang wanita cantik. Jonathan langsung membawanya ke tempat si pemesan yang akan membayarnya 100 triliun uang dolar. Ia sudah membayangkan jika ia akan mandi uang seumur hidupnya.
Alex yang mengekorinya dibelakang hanya geleng kepala, ia tahu apa isi kepala jonathan itu. Walau ia tidak bisa membaca pikiran orang, tapi seringkali ia menebak isi pikiran manusia dengan raut wajahnya atau perilakunya.
"Tuan Lan Tianye, pesanan anda telah kami bawa" kata jon kpd laki-laki setengah baya yang masih terlihat tampan.
"Hm..bagus, benar-benar bagus. Ini gadis abadi itu... benar-benar cantik. Kecantikan yang bisa menghancurkan suatu negara. Dan uang pembayaran kalian ada dalam mobil box itu. Semua uang 100 triliun dolar. Dan.... hati-hati di jalan, Jagan sampai di rampas orang" pesan tuan Lan Tianye misterius. Kata ini di tangkap oleh Alex. Ia curiga dengan laki-laki ini, bagaimana mungkin yang segitu rela memberikan begitu banyak uang yang ia keluarkan secara cuma-cuma?
Memang uangnya yang berada di dalam mobil boks itu asli, bukan barang palsu. Karena jonathan terlalu kesenangan berlebihan, ia tak menyadarinya ekspresi wajah tuan Lan Tianye yang mengandung kekejaman.
Dua bulan lamanya, Xiao Linlin terbaring di laboratorium milik laki-laki tua gila itu. Berbagai alat ditempelkan ke tubuhnya yang setengah telanjang. Entah apa yang diperbuat pada tubuh Xiao Linlin, tapi yang jelas jarum suntik tak bisa melukai tubuhnya.
"Belum bisa diambil sampel darahnya?" tanya si tua Kan Tianye.
"Belum" jawab petugas 1.
"Haah.. Pakai cara ekstrim untuk mendapatkan sempel darahnya!" murkanya.
"Baik prof"
Laki-laki tua itupun pergi dari lap itu.
"Sayang sekali..dia terlalu cantik untuk dilukai" petugas 1
Sangat di sayangkan, kulit mulus itu akan tergores pisau bedah untuk mengambil Sempel darahnya, untuk di teliti dan mempelajarinya, apa rahasia umur panjang dan menjadi awet muda.
"Ck, lakukan saja. Dari pada kita sendiri nanti yang dibedah ama prof gila itu" petugas 2.
Petugas satu pun membenarkan apa yang di katakan rekannya.
Keduanya pun merinding.. mengingat betapa kejamnya sang profesor Lan Tianye.
Sudah rahasia umum bahwa laki-laki tua itu, Lan Tianye . penggila pencipta hal-hal baru walaupun harus mengorbankan nyawa orang lain.
Ketika petugas satu mengacungkan pisau bedah ke pergelangan tangan Xiao Linlin itu, tiba-tiba ia terpental dua meter menabrak brangkas . Wanita yang selama dua bulan tak membuka matanya dan tak bereaksi dari segala macam percobaan mengambil darahnya, perlahan membuka mata hitamnya. Dengan refleks ia mengibaskan tangan kanannya yang membuat hancur laborat itu, perlahan ia duduk dengan susah payah, mencoba untuk berdiri tapi gagal, sudah ratusan tahun bahkan ribuan tahun lamanya tubuh itu tak bergerak. Membuat otot-ototnya kaku. Dua petugas itupun ketakautan. Ini lebih mengerikan dari prof Lan. Siapa sebenarnya wanita mengerikan ini?
Dengan tertatih ia mencoba berdiri tapi jatuh lagi, ia frustasi dengan dirinya sendiri, setelah terbunuh oleh saudari tirinya, ia merasa di ruang hampa dan terbangun disini? pikiran kacau karena memikirkan ini. ia pun membunuh dua pekerja itu.
"Siapa dia? Di mana ini? Kenapa ia di tempat yang aneh? "
Dengan usaha yang keras ia berdiri Dan mulai berjalan menyusuri ruangan itu, walau berjalannya seperti bayi yang baru pertama kali belajar berjalan.
Di setiap rintangan yang menghalanginya, ia dengan mudah menyingkirkan semua penghalang yang mencoba mendekatinya. Dengan memakai pakaian petugas kebersihan dia keluar dengan menyelinap keluar dari laboratorium di tengah hutan itu. Karena laboratorium itu elegal dan mempraktikkan hal yang di larang pemerintah seperti bereksperimen dengan manusia hidup.
Sedangkan ditempat lain... Dua bulan sebelumnya...
Jonathan dan Alex pergi dengan membawa uang 100 trilyun, 1 trilyun untuk 10 orang pekerjanya dan sisanya ia akan bagi dua dengan Alex. Tapi... Ditengah hutan yang mengelilingi laboratoriun milik tuan Lan, mereka dihadang lima manusia bertopeng hitam. Mereka menodongkan senjata mereka kearah mobil box yang bermuatan uang dolar.
"Keluar! Serahkan mobil kalian jika ingin hidup! "
"Tidak! Siapa kalian? Bila kalian tak minggir , maka jangan salahkan kami jika kejam! ". Jonathan. Sambil menghidupkan mobil bersiap melindas mereka.
"Haha.. Silahkan jika kalian bisa! "
Tiba-tiba lima orang dari orang bertopeng itupun berubah menjadi serigala yang amat besar, dua kali lipat dari besarnya kuda.
Alex sudah tahu siapa orang dibalik penyerangan ini, tapi yang membuatnya terkejut ialah dia mengirim manusia serigala?, ck ini seperti memasuki cerita fantasi yang sering ditonton anak tetangganya yang bernama juliet, yang suka cerita manusia serigala.
Tamatlah riwayatnya.. Jonathan benar-benar terkejut melihat lima manusia serigala yang begitu besar, ia tak bisa mengendalikan tubuhnya yang menggigil.
Alex dengan cepat sadar akan bahaya yang ada didepannya. Ia langsung membidik ke arah bola mata serigala hitam yang tepat didepan nya, dengan tembak ia mengenai sasarannya.
Graaaaauuuuuu
Dor..
Sekali lagi satu bidikan mengenai kepala serigala yang terluka. Tubuh besarnya pun roboh.
BAMMM
Tanahpun bergoncang sebentar, sedangkan empat serigala yang lain pun terkejut dan meraung marah. Ke empat nyapun melompat ke arah mobil box secara bersamaan.
BRAAAKKK..
Bagian depan mobilpun ringsek, untung jon dan Alex cepat meloncat keluar , jika tidak... Keduanyapun akan jadi ikan gepeng..