Bab.4

1381 Words
Perkelahian antara empat serigala jadi-jadian dan beberapa manusia pun terjadi. Ada sepuluh orang laki-laki berbadan besar bawahannya Jonathan yang ikut serta dalam menculik si putri tidur. Mereka mengokang senapan mereka dan membidik manusia-manusia serigala itu, tapi kecepatan dan ketangkasan mereka lebih cepat manusia serigala. Beberapa orang sudah mulai tumbang bersimbah darah, Jonathan yang melihat itu benar-benar ketakutan bukan main sampai mengencingi celananya. Alexander mulai mencari kelemahan mereka yang bertarung dengan enam orang yang tersisa, dan mulai membidik salah satu dari mereka. DOOR Satu lagi manusia serigala tumbang tak bernyawa. Sisa tiga dari mereka, Karen a Melihat satu temannya mati di hadapan mereka, tiga manusia serigala pun mengamuk. Dengan cepat enam orang yang tersisapun tewas seketika. Jonathan menggigil ketskutan dan mulai menembak tanpa arah ke manusia serigala. Hanya Alexander saja yang masih berpikir jernih dan mengambil granat di salah satu mayat pengawal, dan melepaskan kunci granat dan melemparkannya kearah serigala yang melompat kearah Jonathan. BLAARRR Tubuh serigala itupun hancur, sekarang tinggal dua yang tersisa. "Lex, se..selamat..kan aku..aku janji gak akan tertarik dengan beginian lagi.." dengan capan yang bergetar. "Baru sekarang kamu bilang seperti itu Jon, tapi akan aku usahakan untuk kita bisa selamat dari dua serigala itu" Kemudia Alexander mulai menggunakan semua granat yang ia dapatkan tapi kedua serigala itu sangat lincah dan gesit, bisa menghindari dari semua lemparan granat nya. Tapi pada akhirnya..satu lagi serigala tewas di tangannya, tinggal satu serigala. Serigala itu mengincar Jonathan yang ketakutan di belakang Alexander yang berjarak dua meter darinya. Denga kecepatan penuh serigala itu melompat ke arah Jonathan dan menyambar kepalanya dengan gigi runcingnya, seketika kepala Jonathan terpisah dari tubuhnya. Alexander bergidik ngeri melihat kejadian itu, ia mulai membidik serigala itu ke arah daerah fitalnya, tapi serigala itu seakan sudah bisa menebak ke arah mana pelurunya tertuju. Ia dapat menghindar dengan mudah. "Ach sial, pelurunya habis!" Geram Alexander gusar. Ia pun mengambil pisau panjang dan menyiapkan kuda-kuda untuk menyerang serigala itu jika ada celah. Setiap kali serigala itu menyerang, Alexander pun bersalto menghindar. Sudah banya luka cakaran yang ada di tubuhnya, dan juga serigala banyak luka karena sabetan pisau panjang Alexander. Keduanya sama-sama terluka parah. Deng tenaga tersisa kedua makhluk beda jenis sekali lagi saling menyerang. Serigala mulai menerkam dan Alexander mulai mengacungkan senjatanya dan.. Jleb..braattt dua suara berbeda berasal dari dua tubuh yang sekarang roboh di tanah. Pisau panjang milik Alexander bersarang di d**a srigala itu tepat di jantungnya, dan ia mati seketika. Dan luka menganga di d**a Alexander gara-gara cakar serigala yang mengenainya. Alexander masih bisa bertahan, ia mulai merangkak ke mobil yang di gunakan pengawal sewaan Jonathan. Ia mengambil p3k untuk membersihkan luka-luka nya agar tidak infeksi dan menghentikan pendarahan. Agar ia tidak mati karena kehabisan darah. Sementara itu.. kembali dua bulan setelah kejadian Xiao Linlin di bawa ke laboratorium, sekarang Laboratorium itu porak-poranda seperti di rusak kawanan hewan buas. "Sssssss.. "Seorang wanita cantik di tengah hutan duduk dibawah pohon sambil membalut luka dikakinya,  ia masih tak mengerti..  Kenapa dia tiba-tiba ada di tempat itu yang bukan tempat terakhir dia....... Sssssss Dia mendesis lagi,  tapi kali ini karena kepalanya yang tiba-tiba sakit seakan mau pecah. Ia menggigit lengan bajunya sampai robek,  gambaran seorang gadis yang penuh amarah dan dendam menghabisinya karena dia iri dan dengki kepada nya, ia pun tumbang bersimbah darah dan tak bernyawa,  iapun terbangun ditubuh ini yang berada di laboratorium itu. (Catatan: Xiao linlin melupakan masa-masa ia transitnya 2000 tahun yang lalu dan hanya mengingat kejadian ia mati sebelum transit.) Xiao Linlin menggigil, sakit kepala yang tak kunjung mereda membuat dia frustasi. Ia menyandarkan tubuhnya dibawah pohon untuk mengistirahatkan tubuhnya. Sekarang ia berada di tengah hutan yang lebat, tadi ia bertemu bermacam-macam makhluk aneh yang menghadangnya, yang mencoba untuk menangkapnya. Mungkin itu ciptaan prof gila di laboratorium itu. Sebenarnya apa yang terjadi selama ini? Ini ...... dia, berada di tahun setelah ia mati terbunuh ditangan saudari tirinya. Ia tak menyangka jika gadis yang selama ini ia anggap kakaknya tega membunuhnya karena iri terhadapnya? Tapi....tubuh ini mempunyai banyak rahasia, memang kakeknya menanamkan kedalam tubuhnya sesuatu yang incar seluruh dunia bawah. Ruang angkasa. Yang untuk menyimpan segala jenis apapun tanpa repot membawa ransel. Ia pun memejamkan matanya dan masuk keruang angkasanya. Ia sangat terkejut, ruang angkasanya sangat berbeda dengan miliknya yang kering kerontang. Sedangkan ruang angkasanya sekarang sangat subur dan makmur. Ia pun mendekati air mancur di depan istana dan meneguk Asia tegukkan air. Ajaibnya luka-luka yang ada di tubuhnya sekarang sudah sembuh total dan tak berbekas. Ini air ajaib! Setelah puas berkeliling di dalam ruang angkasanya, ia pun keluar dari ruangannya. Merasa dia sudah cukup istirahat dan kepalanya juga sudah reda, iapun bangkit berjalan mencari jalan keluar dari hutan itu. Tapi baru 100 meter ia menemukan bangkai serigala yang super besar, ada lima ekor. Dan mobil box yang ada di depannya hancur, didekatnya ada mayat seorang laki-laki pirang. Dan juga menemukan tulang belulang manusia yang lainya seperti baru saja di makan binatang buas, sangat menjijikkan. Ia berjalan mendekati mobil box itu, ia membuka pintu belakang box dengan mudah, dalam sekali hentakan pintunya terbuka. Disana...tumpukan kardus yang sangat banyak memenuhi box. Dan ia membuka salah satu kardus untuk melihat isinya. Matanya terbelalak ternyata didalamnya berisi uang dolar. Ia melihat ke sekeliling apa masih ada orang yang hidup apa tidak. Karena tak ada tanda-tanda kehidupan disana, iapun memutuskan memasukan semua kardus berisi uang keruang angkasanya. Setelah selesai, iapun meninggalkan tempat itu. Di lain tempat... "Mayang Sari, berhenti!" Teriak gadis berjilbab. Gadis yang dipanggil pun berhenti. "Ada apa Marfuah, tumben lari-lari manggil aku?" Hosh....hosh....hosh..... "Kamu..kamu dipanggil pak bos di dalem, katanya ada hal penting yang mau ia bicarakan ke kamu" "Eh, bukannya ini jam pulang? Besok kan masih ada waktu?" "Gak tahu, yang jelas bos minta kamu ke kantornya, kalau gak mau gajimu di potong." "Dasar bos sableng, ini namanya gak berprikaryawanan. Waktu pulang ya pulang...haduh...padahal aku ada janji Ama Mira mo makan bareng lagi.." omel Mayang Sari. Sedangkan Marfuah dia telah pulang. Ternyata cuman mau ngasih tahu dia, jika besok dia ikut ke seminar di Surabaya Ama pak bos, dia dan pak bos adalah kawan lama, jadi gak begitu canggung. Waktu ia pulang, ia merasa ada orang mengikutinya dari belakang, tubuhnya mendadak merinding, ia punya firasat buruk tentang ini. Karena rumahnya sudah mulai tampak iapun berlari sekencang mungkin agar cepat sampai dirumah, tapi yang ia gak sadari ada bayangan hitam melesat ke depannya dan... Braakk.. Ia menabrak benda keras dan Iapun terpental kebelakang dan pingsan. "Manusia... benar-benar lemah" sinis bayangan itu. Bayangan hitam itu pun membawa gadis yang bernama Mayang Sari, ia akan memberikannya kepada bosnya yang suka bereksperimen mengubah manusia berbentuk hewan. "Tuan, hamba telah membawa gadis baru seperti pesanan tuan" kata laki-laki hitam yang wajahnya ada bekas luka disebelah kirinya. Ia dulu adalah manusia biasa, ketika itu ia akan di hukum mati oleh pemerintah setempat dengan tuduhan pengkhianat bangsa, padahal ia cuman sebagai kambing hitam pejabat setempat yang menjadi pengkhianat sesungguhnya yang bergabung dengan orang asing untuk menghancurkan negaranya. Lalu tuannya ini menolongnya muncul dari udara tipis melepaskannya dari kematian. Dan membantunya untuk balas dendam kepada sang penjahat sesungguhnya. Ia Li Wang akan mengabdikan dirinya kepada sang dermawanya seumur hidup. Dengan setetes darah sang dermawan, ia bisa berumur panjang. Di depannya ada laki-laki tampan yang berwajah pucat sedikit kemerahan dengan mata merah yang sedang mengotak atik tubuh manusia yang sebagai obyek ekspiremen nya. Kadang ia bertanya dalam hati, orang seperti apa tuannya itu? Karena 200 tahun ia mengabdi padanya ia belum bisa memahami tuannya. "Hmn..nanti aku akan kesana melihatnya, dan rawat dia dengan baik. Aku tak ingin barang koleksiku ada yang tergores sedikitpun. Pergilah" suara dingin itu menggema di seluruh ruangan. "Baik tuan" laki-laki hitam itupun menghilang dari hadapannya. Pria bermata merah itupun mendesah dan menghentikan kegiatannya. Haaahh Ia mendesah pajang,  sudah ribuan tahun lamanya setelah kejadian itu. Setelah bencana itu, berbagai negara yang pergi ke kerajaan Tang SHI untuk membunuhnya yang merupakan jelmaan lain dari pangeran kegelapan, tapi..ibunda tercintanya dengan rela mengorbankan dirinya untuk hidupnya. Bahkan ia tak bisa berbuat apa-apa. Padahal ia bisa saja membinasakan semua orang dengan kekuatan kegelapannya, tapi karena kekuatannya di segel ibunya ia tak bisa menggunakannya. Setelah ratusan tahun berlalu, baru ia bisa melepas segel tersebut dan bisa berumur panjang apalagi di gabung dengan meminum air surgawie dewa. Ia sangat merindukan ibunya. Ibu...ananda rindu padamu..entah kapan bisa berjumpa lagi dengan wanita penuh kasih itu.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD