Bab.12

1037 Words
Hari ini Xiao Linlin menemui The Evil Eyes di markas, karena terburu-buru ia tak memperhatikan dan sedikit ceroboh menabrak seseorang di persimpangan di dalam gedung group C.O intertaiment hampir saja ia jatuh kepalanya membentur dinding di sebelahnya, jika tidak ada Langan besar nan hangat menarik pinggang kecilnya kearah pelukan orang yang di tabraknya itu, Yach seperti adegan romantis di tv tv itu. Deg..deg..deg.. Jantungnya berdetak kencang tatkala ia mendongakkan kepalanya melihat wajah tampan orang yang ada di hadapannya itu, sorot mata pria ini menenggelamkan jiwanya menyedot kesadarannya dan membuat linglung sementara, sedangkan pria yang mendekapnya menyembunyikan seringainya. "Lin'er aku mendapatkan mu" hatinya sangat bahagia seakan ada terusan kembanga apai di hatinya, ia ingin sekali mendekap erat dan menciumi wanita dalam pelukannya ini. Tapi ia harus menahannya. Sedangkan Xiao Linlin hatinya berdegup dengan kencang nya tapi sangat menyenangkan, perasaan ini beda dengan ketika ia bertemu dengan Wu Young , perasaannya terhadap Wu Young pertama kali ada rasa jengkel dan dan getaran aneh. Tapi dengan pria ini ...rasanya hatinya ingin meledak berkeping-keping menyatu dengannya. "Segitu nikmatkah kamu dalam pelukanku hemm" suara serak seksi memasuki gendang telinganya yang sensitif. Dari telinga menjalar ke wajah dan leher nya sudah berubah merah padam. Xiao Linlin pun melepaskan diri dari dekapannya itu walau hatinya merasa kehilangan. Gila! Benar-benar gila! Ia bukan wanita pengila laki-laki. Tapi seakan tubuh ini menginginkan pria didepannya melebihi pikirannya. "Maaf, karena tak sengaja menabrak anda. Permisi" ia harus cepat-cepat enyah dari hadapan pria tampan ini. Jika tak ingin mempermalukan dirinya sendiri. Tanpa menoleh Xiao Linlin cepat-cepat meninggalkan pria itu sendirian, ah bukan di sana ada ajudan pria itu. Wajah Xiao Linlin lebih merah lagi membayangkan apa yang terjadi barusan di lihat orang lain. Jantungnya pun tak mau berhenti berdetak keras. Sedangkan pria yang ditinggal Xiao Linlin hanya tersenyum lembut ia tak rela sebenarnya, ditinggal Xiao Linlin belahan jiwanya. Laki-laki tersebut ialah Le Fang Shio. Kaisar Elf yang baru saja meeting dengan derektur C.O intertaiment untuk kerjasama mempromosikan produk terbaru PT Elnusa group. Produk cosmetic. Sebenarnya ia tidak mau menggantikan Nanggong Wei untuk meeting ini, tapi hatinya bersukur ia pergi ketempat ini karena bertemu dengan Xiao Linlin, ia hafal aroma tubuh istrinya itu karena setiap saat ia akan berbaring bersama Xiao Linlin diatas batu jiwa ketika Xiao Linlin masih tertidur lama. Le Fang Shio mengirim pesan suara lewat pikiran ke putranya, ke Le Zhang Shui. Untuk ke China bertemu dengan ibunya. ✨✨✨✨✨ "Bagaimana, apa kalian menemukan apa yang saya minta dua hari yang lalu?" Tanya Xiao Linlin, di hadapannya ada anggota the evil eyes. Immortal Little girl/LG:" lokasi terakhir dari Xiao Sanni, dia berada di kediaman Wu Sang Yi. Ia adalah kekasih gelapnya yang sekarang sedang hamil muda. Dan...kenapa info tentang program manusia ruang angkasa bocor seperti yang tuang duga itu karena xiao Sanni membocorkan ke kasihnya, tapi sayang ketika ia ingin menyenangkan kekasihnya dengan info ini, di dengar oleh Wu JeiLie, kakak Wu Sang Yi. Jadi penyerangan beberapa bulan yang lalu memang di lakukan oleh geng Mafia Wu JeiLie. Karena manusia ruang angkasa di pesan seseorang misterius di pasar gelap bawah tanah. Dan ini baru di lemukan oleh Zeixin/ZX. Ketika ia mengikuti salah satu klien nya ke pasar gelap. Dan lagi..kami mendapatkan kabar jika orang misterius itu terobsesi dengan hidup abadi. Dia juga mencari letak mata air surgawie dewa untuk mewujudkannya menjadi abadi." Jelasnya panjang lebar. Ia melaporkan semua pencarian tim the evil eyes ini. Menyingkat waktu. "HM....begitu ya...lanjutkan penyelidikan ini, akan ku beri tahu, mata air surgawie dewa ini adalah sesuatu yang akan .embawa bencana jika di ketahui oleh orang berhati jahat. Ia akan menjadi I lis yang Tak punya perasaan sama sekali. Tapi jika di hatinya ada setitik kebaikan maka air ini akan memurnikan hatinya dari perasaan iblisnya. Jadi berhati-hatilah! Mungkin ketika kalian menjalankan tugas ini, nyawa kalian taruhannya. Pasan saya, jika kalian ada sesuatu yang mendesak dalam bahaya pecahkan bola hijau kecil ini. Saya akan membatu kalian sebisanya." Kata Xiao Linlin Dan memberikan mereka bola hijau sebesar kelereng kepada anggota the evil eyes satu persatu. "Trimakasih master kami akan ingat semuanya" kata mereka serentak. "Sekarang kalian boleh pergi" " Baik" Ruangan itupun sunyi hanya tinggal Xiao Linlin dan Darius. "Linlin, apa kamu tadi bertemu dengan CEO baru dari PT Elnusa group yang baru? Hach..dia sangat tampan sekali...kalau saja dia mau aku akan menjadikannya bintang superstar di jagat hiburan. Tapi sayang dia itu pemilik PT Elnusa group yang sah. Jadi gagal usaha aku mendapatkan seorang bintang" "Ck, dari dulu jika kamu melihat wanita cantik atau pria tampan akan kau jadikan aktris. Tapi...itu bukan keberuntungnmu saja tidak mendapatkan apa yang kamu inginkan. Sudahlah aku ada urusan bay" Xiao Linlin pun hilang tanpa bekas dari hadapan Darius, CEO tampan itu hanya memandang kosong kearah hilangnya Xiao Linlin. Apakah wanita itu adalah roh halus? Walaupun dia sudah di kasih tahu siapa Xiao Linlin sebenarnya. Tapi ia masih belum bisa menerimanya. Di tempat lain...di sebuah masion mewah terlihat seorang pemuda yang mungkin berumur dua puluh satu tahun, sedang mondar-mandir seperti menunggu seseorang deng raut wajah cemas dan bahagia. Di kejauhan ada suara mobil yang masuk ke pekarangan masion, ada beberapa lakah kaki, sepatu yang berantuk dengan lantai yang terbuat dari marmer terbaik. Yang di ambil dari kedalam bumi dan marmer ini tahan panas dan dingin. Jika di musim dingin lantai terasa hangat ,jika di musim panas lantai terasa dingin. Dan kamu akan melihat bayangan kamu dengan jelas seperti kamu sedang bercermin. "Ayah.. ayah..akhirnya kamu datang juga...di mana ibu ayah? Di mana? Katanya sudah ketemu? Tapi kenapa aku tidak melihatnya? Ayah, di mana ibu?" Tanyanya panik. Sekian lama ia berputar mengelilingi dunia mencari keberadaan ibunya tapi hasilnya nihil. Sekarang setelah ayahnya mengabarkan jika ia menemukan ibunya, ia segera bergegas menemuinya. Ia tidak sabar bertemu dan bermanja ria dengannya. Ia sangat mendambakan belaian tangan kasih seorang ibu. "Apa kamu lupa sopan santunmu?HM..??" Tanya Le Fang Shio dingin. Menyadarkan rasa panik yang di rasa sang putra mahkota kerajaan Elf itu. Le Zhang Shui. "Ayah, maafkan ananda jika ananda lupa sopan santu" katanya hormat dengan suara rendah. "Hmmm.. bagus, jangan di ulangi lagi. Pergi mandi dan beristirahat, setelah itu ayah akan menceritakan di mana ibumu" "Baik ayah" Le Zhang Shui pun pergi mengekori seorang pelayan laki-laki menunjukkan di mana kamar tidurnya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD