31. In Love

3303 Words

“Aku nggak bisa kuliah di kedokteran, Pa. Tolong,” pinta Thalia memohon pada ayahnya. Raut wajahnya teramat memelas. “Siapa bilang kamu tidak bisa masuk kedokteran, Athalia? Papa menyesal membiarkanmu terlalu banyak bermain-main!” balas sang ayah sambil berkacak pinggang. Sorot matanya menghunus tajam pada anak gadisnya. “Tolong, Pa. Aku nggak sanggup. Otakku nggak sepintar Attar.” “Kamu sanggup, Atha. Seluruh anggota keluarga kita adalah dokter. Jangan kecewakan Papa!” “Nggak bisa, Pa. Aku sama sekali nggak berminat terlibat dalam dunia medis.” “Lalu maumu apa? Menggambar? Ya Tuhan, masa depan seperti apa yang bisa kamu raih jika terus bertahan dengan idealismemu itu, hah?”  “Sudahlah, Pa. Tolong jangan paksa dia,” sela Attar ikut menengahi dua pihak yang tengah bersitegang. “Diam,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD