Clara Nekat

1500 Words

Tak terasa Naomi dan Arhan telah tiba di rumah, namun keduanya seperti biasa tak saling bicara. Naomi melirik ke arah paper bag yang dibawa oleh Arhan itu. Itu pasti buat Clara deh, pikirnya. Tapi sebetulnya yang paling penting saat ini bagi Naomi bukan hal itu, ia masih bingung mengapa Arhan bisa tepat sekali ada di Mall tadi. Bukannya tadi bocah itu masih di rumah ya? Sebetulnya ia juga ingin mengucapkan rasa terima kasih pada Arhan namun apa boleh buat rasa gengsinya yang besar menahannya. Lagipula sikap Arhan masih membuatnya kesal. Karena Naomi merasa haus ia pun pergi ke dapur lalu ia mengambil minuman dingin di kulkas dan meneguknya dengan pelan. Rasanya sungguh lega sekali dan segar. Arhan juga mengikuti Naomi masuk ke dapur, ia pun segera merebut minuman yang Naomi pegang membu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD