Ciuman Panas Di Kamar

1076 Words

"Sekarang kita ke kamar ya biar kamu bisa istirahat," ajak Arhan sambil melepaskan pelukannya. Clara mengangguk patuh sambil tersenyum. Mereka berdua pun menaiki anak tangga menuju ke lantai atas. Sementara itu Naomi segera berjalan ke kamarnya sebelum Clara melihatnya berdiri di sana. Arhan melirik ke arah kamarnya dengan Naomi saat ia berjalan melewatinya. Ia menghela napas berat. "Sayang kamu kenapa?" tanya Clara bingung melihat wajah cemas Arhan yang tergambar jelas di wajah pemuda tampan itu. "Nggak kok, aku nggak apa-apa." Arhan masuk ke kamar sebelah terlebih dahulu barulah Clara mengikutinya di belakangnya. "Kamu mau minum apa nanti aku buatin, atau kamu mau makan apa gitu?" tanya Arhan. Clara tersenyum lembut, Arhan memang sangat perhatian karena itulah ia sangat mencintai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD