"Sayang ..." Teriakkan Bunga memanggil Ansel dari kamar mandi.
"Iya sayang ada apa?" Jawab Ansel yang baru masih memegang secangkir kopi yang ingin di seruput.
"Bisa bawakan aku handuk? Aku lupa membawanya tadi. "
Oke, akan aku bawakan.
Beberapa jam kemudian mereka bersiap untuk pergi berkeliling kota, "Aku akan mengawali hari ini dengan senyuman." Ucap Bunga begitu bahagia.
"Aku sangat senang melihat kau begitu, ayo ... sekarang gandeng aku, jika tidak aku akan menggandeng wanita lain hehehe ..."
"Kau Ansel! Menyebalkan sekali. Ucap Bunga sambi mengerenyitkan dahi.
"Jangan kembali cemberut begitu, aku tidak ingin melihatnya." Ucap Ansel.
Saat Jes yang berulang kali mencari keberadaan Ansel yang tidak ada kabar lagi, tiba-tiba Lucifer menemui Jes dan dia mengatakan dengan tenang. "Jes ... jangan khawatir dia sedang berbulan madu dengan istri manusianya."
"Kau mengagetkan aku saja, Syukurlah kalau dia sudah menemukan manusia yang alias di nikahinya."
"Jika kau ingin menemui Ansel silahkan pakai kekuatan yang kau punya, dan beri dia selamat untuk kebahagiaannya selama dia tidak melanggar apa yang telah aku katakan kepadanya." Jelas Lucifer kepada Jes.
Oke, kalau begitu aku terima saranmu. "
Jes langsung pergi meninggalkan Lucifer dan menghilang tiba-tiba, dan akhirnya kekuatan yang dia punya itu membawa dia ke tempat Ansel berada sekarang. Dari kejauhan dia melihat Ansel bersama wanita yang sama sekali dia kenal, saat mereka berdua sedang berjalan langsung Ansel menghampiri dan dia menyapa, "Hei ..."
"Jes!"
Kenapa? Hahaha ... seperti bertemu dengan setan saja. "
Di Dalam Hati Ansel, Memang Kau iblis Yang Tiba-Tiba Datang.
"Hm ... tidak ... tidak ... sejak kapan kau berada di kota ini?"
"Barusan saja! Sudah jangan bayak tanya aku memang sengaja mencarimu, sudah lama aku menunggu kabar malah kau tidak mengabari aku kalau sudah menikah. Sahabat macam apa kau ini? "
" Hm ... bukan begitu ... "
"Sudahlah, jangan hubungi lagi aku ingin berkenalan dengan istrimu. Hai ... aku Jes. "
Jes langsung pergi meninggalkan Lucifer dan menghilang tiba-tiba, dan akhirnya kekuatan yang dia punya itu membawa dia ke tempat Ansel berada sekarang. Dari kejauhan dia melihat Ansel bersama wanita yang sama sekali dia kenal, saat mereka berdua sedang berjalan langsung Ansel menghampiri dan dia menyapa, "Hei ..."
"Jes!"
Kenapa? Hahaha ... seperti bertemu dengan setan saja. "
Di Dalam Hati Ansel, Memang Kau iblis Yang Tiba-Tiba Datang.
" Hm ... tidak ... tidak ... sejak kapan kau berada di kota ini? "
" Barusan saja! Sudah jangan bayak tanya aku memang sengaja mencarimu, sudah lama aku menunggu kabar malah kau tidak mengabari aku kalau sudah menikah. Sahabat macam apa kau ini? "
" Hm ... bukan begitu ... "
"Sudahlah, jangan hubungi lagi aku berkenalan dengan istrimu. Hai ... aku Jes."
Dengan wajah yang pemalu Bunga berkata "Hai ... aku Bunga."
"Wah ... namanya cantik ... kalau begitu salam kenal Bunga , selamat ya pengantin baru. "
Aku bingung kenapa Jes mencariku sampai ke sini, nekad sekali bocah! Ini apa-apaan sok akrab dengan Bunga.
"Sekarang kau sudah bertemu denganku, apa ada yang ingin kau sampaikan kepada aku? Aku sedang tidak ada waktu banyak, ini hari aku berbulan madu."
"Oke ... oke aku paham, iya tentu ada yang aku ingin bicarakan sebentar saja.