Asha dan Yuuji berjalan kaki menikmati lingkungan sekitar rumahnya sekaligus mengunjungi tetangga untuk memperkenalkan diri. Yuuji membawa dua paper bag di kedua tangannya. Sedangkan Asha membawa satu kotak berwarna putih yang sudah dihias pita biru. Asha terlihat berjalan dengan penuh semangat, sesekali menghirup udara pagi yang segar. Kunjungan ke tetangga pertama. tidak mendapatkan hasil apapun. Rumah itu kosong, sepertinya sudah di tinggal pergi si pemilik. Berulang kali menekan bel, tak ada yang membukakan pintu untuk mereka. "Kayaknya tidak ada orang, Tuan." Asha mencoba mengintip melalui jendela. Di dalam tampak sepi. "Memangnya di sini ada penghuninya, Tuan?" tanya Asha yang dijawab Yuuji dengan mengangkat kedua bahunya. Asha menggembungkan pipinya. Ia kira semua rumah bakal

