Tidak lagi mengejutkan bagi Asha, bangun tidur mendapati wajah seorang laki-laki di sampingnya, ketika tidur suaminya memeluk erat dirinya, ia tidak bisa nolak walau berdebar-debar takut dosa. Ini sudah tiga hari kehidupan pernikahan yang ia dan suaminya jalani. Tidak ada yang spesial, karena hari-hari mereka diisi oleh beberes rumah dan membeli segala macam perabotan yang kurang. Yuuji dan Asha, menjalani hidup mereka dengan santai. Tak ada kecanggungan diantara keduanya lagi kecuali bahasa formal mereka yang belum berubah. Rencana hari ini, Asha mau keliling-keliling di daerah sekitar rumahnya. Sebagai seorang penghuni baru, Asha perlu menyiapkan sedikit makanan untuk diberikan. Tapi, suaminya itu selalu mengatakan tidak usah. Jadilah, ia diam-diam melakukannya sekarang. Mumpung suamin

