Dua Puluh

1466 Words

Terlalu malam mereka bangun, Asha dan Yuuji jadi tidak tidur di malam harinya. Mereka bersantai di ruang keluarga menonton tayangan televisi yang ada. Di tengah acara menonton, Yuuji ingat akan barang-barang yang dikirim ke rumah barunya ini. "Asha, barang kita." "Ada di sana." Yuuji menunjuk ruang tamu yang tak jauh dari tempat mereka berdua. "Barang-barang kita ada di sini, Tuan?" tanya Asha, ia ingin memperjelas maksud Tuannya. "Ya, tadi suruh orang." Tiba-tiba raut wajah Asha berubah menjadi panik. "Pakaian, Asha?" "Di sini semua." Tak ada angin ataupun hujan, Asha secara mengejutkan berteriak, "astaga!" Asha baru ingat, tadi suaminya menyerahkan koper mini padanya. Ia yang terlalu lapar, tidak memikirkan apa-apa termasuk ia bisa berganti baju luar dan dalam. Asha tahu, semua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD