Sesungguhnya, hakikat hari raya Idul Fitri adalah perayaan kemenangan iman dan ilmu atas nafsu di medan jihad Ramadhan. Setelah berhasill menundukkan nafsu, kita dapat kembali ke fitrah. Kembali ke fitrah (Idul Fitri) berarti kembali ke asal kejadian. Manusia terlahir tanpa beban kesalahan apa pun. Tiap insan lahir suci tanpa noda dan dosa. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda dalam sebuah hadis, "Setiap kelahiran itu adalah fitrah, maka kedua orang tuanyalah yang menjadikan (anak-anak mereka) Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi." Idul Fitri ini juga populer dengan sebutan Lebaran. Lebaran berasal dari akar kata lebar yang maknanya tentu agar di hari raya kita harus berdada lebar (lapang d**a). Sifat lapang d**a untuk meminta dan sekaligus memberi maaf (al-‘afwu: menghapus, yakni men

