BAB 6

1497 Words
Perlahan Athena membuka matanya saat dia mencium aroma minyak kayu putih. Athena mengerjapkan matanya berkali-kali agar kesadarannya kembali. Athena mencoba bangun dari ranjang sambil memegang keningnya yang terasa pusing. "Aleah, syukurlah kamu sudah sadar," ucap Kelly merasa lega. "Kelly, aku dimana?" tanya Athena yang masih sedikit pusing. "Kamu di UKS. Istirahatlah kalau kamu masih merasa sakit," ucap Kelly lembut. Athena menggelengkan kepalanya. Dia memaksakan diri untuk duduk di atas ranjang. Kelly mengambilkan teh hangat dan diberikannya kepada Athena agar dia meminumnya. Jojo yang merasa bersalah melangkah menghampiri Athena. "Aleah maafkan aku. Gara-gara aku kamu jadi seperti ini," ucap Jojo merasa bersalah. "Kenapa kamu takut sekali kepada mereka?" ucap Athena dengan suara yang pelah karena masih merasa pusing. "Aleah apa kamu lupa siapa Arka?" tanya Kelly binggung. "Entahlah, kepalaku masih pusing," elak Athena. Athena tahu dirinya belum mengenal siswa-siswi disini. Sepertinya Athena harus berhati-hati agar kejadian ini tidak terulang kembali. Tetapi bagaimana caranya dia mengetahui siswa mana saja yang harus dia hindari dan dia dekati? Athena tidak yakin posisinya akan aman kalau seperti ini terus. Sore harinya Athena bersama Kelly kembali ke kamarnya. Sepertinya keadaan Athena sudah membaik. Sekarang Athena harus lebih berhati-hati agar dirinya tidak terlibat masalah lagi. Athena tidak ingin membuat William tambah membencinya. "WOW, lihat pahlawan kesiangan kita baru datang," ejek seorang siswi bernama Jessy. Kelly yang mengetahui maksud Jessy, mencoba menarik tangan Athena agar tidak meladeni Jessy. Siapa yang tidak kenal Jessy, dia adalah siswi perempuan paling hits di asrama ini. Sama seperti Arka, Jessy di takuti hampir seluruh siswi perempuan disini. Dan Jessy sangat menyukai Arka, sayangnya Arka terlalu cuek meladeni para wanita yang suka mengejarnya. Kalau ingin aman tinggal di asrama lebih baik jangan berhubungan dengan Arka ataupun Jessy. "Rupanya para cupu berkumpul untuk membentuk 'Genk" baru," ejek Jessy lagi memancing emosi Athena. "Cupu 1, cupu 2, dan si gendut cupu 3. Kalian sangat cocok disebut Genk Cupu" ucap Jessy lagi dengan menunjuk Athena lalu Kelly dan mengarahkan telunjuknya ke atas seakan ada bayangan Jojo disana. Athena sudah berusaha menahan emosinya. Tetapi kali ini Jessy sungguh keterlaluan semua baju-baju milik Aleah yang berada di dalam lemari sudah berserakan diatas ranjangnya. Athena mengepalkan tangannya dan berbalik menghampiri Jessy. Kelly yang berusaha menahan Athena terlambat karena Athena sudah berdiri berhadapan dengan Jessy. "Apa masalahmu padaku?" tanya Athena menahan emosinya. "Kamu bertanya apa masalahmu? Kamu adalah pembuat masalah. Kamu sudah berani melawan Arka," desis Jessy menunjuk d**a Athena. "Memang kamu siapanya Arka? Pacar atau pembantunya?" tantang Athena. "Well. Mulutmu sangat lancang. Apa kamu lupa Jessy dan Arka adalah pasangan tak terpisahkan," ucap Jessy dengan bangga. "Cocok. Kalian berdua cocok. Kalian berdua sama-sama Devil,"  ejek Athena. "Kau," ucap Jessy mengangkat tangannya hendak menampar Athena. Untungnya Athena cepat menangkap tangan Jessy dan menghempaskannya dengan kencang. Kelly yang melihatnya hanya bisa melebarkan matanya. Dia tidak percaya Aleah yang selama ini dia kenal pendiam berani melawan dua orang yang sangat disegani seasrama ini. Saat Jessy ingin membalas ponselnya berbunyi. Jessy yang melihat ponselnya seketika langsung berbinar dan berlari keluar, karena yang menghubunginya adalah kakak semata wayangnya. Malam ini Kelly mengajak Athena untuk makan malam. Tetapi Athena menolak setelah kejadian tadi siang dia merasa malas sekali untuk duduk dan makan di ruang makan bersama seluruh penghuni asrama. Lebih baik dia makan sereal yang dia bawa sebagai persediaannya. Kebetulan sekali Jojo menelepon Kelly dan mengajaknya makan di luar. Tak lupa Jojo meminta Kelly untuk mengajak Athena. Sekalian Jojo ingin mentraktir Athena karena sudah menolongnya dari Arka, sekaligus perayaan pertemanan mereka bertiga sejak permohonan maaf Jojo di UKS tadi siang. "Memang kita boleh keluar dari asrama ini malam-malam?" tanya Athena kepada Kelly. "Tentu saja tidak boleh," jawab Kelly yang sedang mengajak Athena mengendap-endap melewati ruang makan. "Lalu bagaimana kita bisa keluar?" tanya Athena penasaran. "Sudah lebih baik kamu ikuti aku saja. Jojo sudah menunggu kita di ujung gedung G" final Kelly. Tepat sekali saat mereka sampai di ujung gedung G, Jojo sudah menunggu mereka. Athena baru tahu ternyata Jojo dan Kelly sering melakukan ini. Mereka sering keluar dari asrama di malam hari dengan memanjat tembok yang tinggi menggunakan tangga yang sudah mereka persiapkan. Radit sudah mengetahui nama Athena tersenyum dan dia juga sudah tahu Athena sudah tidak di Bandung. Radit pun menghubungi orang tuanya untuk mengambil cabang di Jakarta. Karena kabar yang Radit terima dari Agus, Athena adalah anak dari William Robert pemilik salah satu perusahaan mobil terkenal di Jakarta. Sebelum Radit kembali ke Jakarta, malam ini Radit ingin mengunjungi adik kesayangannya di asrama. Radit sudah menghubungi terlebih dahulu adiknya sore tadi. Dan malam ini dia sudah di asrama Cipta Mulia sedang bertemu dengan adiknya yang ternyata adalah Jessy. Jessy senang sekali bertemu dengan Radit. Memang Radit sering juga mengunjunginya dan mengajak jalan Jessy. Hubungan mereka sangat akrab karena Radit menyayangi dan selalu memanjakan Jessy. Radit sudah mengemudikan mobilnya meninggalkan asrama. Tanpa sengaja dia melihat seorang wanita yang dia kenal sedang berusaha memanjat tembok bersama dua temannya. Radit terdiam di mobil mengamati gerak-gerik wanita yang ternyata adalah Athena. "Apa yang dia lakukan malam-malam begini?" tanya Radit pada dirinya sendiri. Athena, Kelly, dan Jojo yang sudah selesai dengan makan malam mereka di luar asrama saat ini sedang berusaha kembali ke asrama dengan memanjat tembok lagi. Jojo yang sudah lebih dahulu naik dan sedang menarik tangan Kelly untuk membantunya memanjat tembok. Saat kelly dan Jojo berada diatas, satpam asrama keluar dan berkeliling. Athena yang masih berada di bawah pun panik, tidak mungkin dia dengan cepat memanjat tembok. Athena pun menyuruh Kelly dan Jojo turun terlebih dahulu dan kembali ke asrama, Athena akan menunggu sampai satpam itu pergi. Radit yang melihat satpam keluar dari gerbang, menyalakan mobilnya dan menghampiri Athena. Saat mobilnya sudah di samping Athena dengan cepat Radit membuka pintunya dan menarik tangan Athena agar masuk ke dalam mobilnya. Setelah Athena duduk di dalam mobil Radit langsung menjalankan mobilnya meninggalkan asrama. Untung saja Radit cepat kalau tidak Athena akan terkena masalah karena ketahuan keluar dari asrama malam ini. "Kyaaaa, apa yang kamu lakukan?" teriak Athena terkejut. "Diamlah," ucap Radit ketus. Athena pun menatap Radit dengan terkejut. "Kau?" ucap Athena saat mengingat wajah Radit si pria sombong. "Turunkan aku. Pasti kamu berniat menculikku ya" teriak Athena. "Harusnya kamu berterima kasih karena aku sudah menolongmu. Kalau kamu sampai ketahuan keluar diam-diam dari asrama, kamu akan dapat masalah besar," ucap Radit tak kalah ketus. Athena terdiam, benar yang dikatakan Radit. Kalau dia ketahuan William akan marah besar. Pasti William akan semakin membencinya karena sudah membuat malu dirinya dan Aleah. Athena tidak bisa bayangkan itu semua. Dia tidak ingin itu terjadi, dia hanya ingin bisa kembali bersama William dan Aleah. "Kau mau membawaku kemana?" tanya Athena kesal. "Ke bengkel mobil," jawab Radit datar. "Aku tidak tinggal disana," ucap Alexa kesal. "Siapa bilang kamu tinggal disana. Aku membawamu kesana untuk mengganti biaya service mobil yang sengaja kamu gores," ucap Radit. Athena menatap Radit. Dia terkejut bagaimana Radit bisa tahu? Atau cuma Radit hanya mengada-ngada? Athena harus mengelak dan jangan sampai Radit tahu kalau Athena adalah pelakunya. "Apa maksudmu, aku tidak mengerti," ucap Athena berpura-pura. "Sudah jelas kamu adalah kriminal. Dengan sengaja menggores mobil temanku dan mengambil dompetku," ucap Radit memancing emosi Athena. "Aku tidak mengambilnya. Aku menemukannya saat-" tiba-tiba ucapan Athena terhenti. Dia lupa kalau dia lanjutkan Radit akan tahu kalau dia adalah pelakunya. "Saat?" pancing Radit. "Saat. Saat aku sedang berjalan," jawab Athena asal. "Sudahlah jangan mengelak lagi. Sekarang kamu pilih aku bawa ke kantor polisi atau mengaku saja?" Berurusan dengan polisi gawat ini lebih parah dari ketahuan satpam saat kabur dari asrama. Tetapi kalau dia mengaku sama saja. Tidak ada yang lebih baik semuanya sama-sama akan membuat William kecewa. "Kita impas. Setidaknya aku menemukan dompetmu dan mengembalikannya. Seharusnya kamu memberikan keringanan padaku," ucap Athena berusaha bernegosiasi dengan Radit. "Memberikan keringanan ya. Baiklah akan aku pikirkan," ucap Radit yang masih mengemudikan mobilnya. Athena yang menatap Radit hanya mencibir. "Jangan mengumpat. Atau keringanannya tidak jadi aku berikan," "Tidak," elak Athena. Radit terus mengemudikan mobilnya menjauh dari asrama. Karena waktu sudah hampir tengah malam. Radit membawa Athena ke salah satu Villa milik keluarganya. Athena yang terlihat kelelahan tidak sadar kalau dia sudah jauh dari asrama. "Hei, sepatu butut bangunlah. Atau kamu lebih suka tidur dimobilku," ucap Radit membangunkan Athena. "Eng. Aku dimana?" tanya Athena yang masih mengantuk. "Di Villa keluargaku," "Villa? Apa itu Villa?" tanya Athena yang masih setengah sadar. Radit tentu saja bingung dengan pertanyaan Athena. Ada orang yang tidak tahu apa itu Villa. Radit menggelengkan kepalanya. Entah kenapa saat ini dia menolong Athena, seharusnya dia meminta ganti rugi kepada gadis yang sudah menyusahkannya ini. Radit menggendong Athena ala bridal style  ke dalam kamarnya. Radit melihat Athena sangat terlelap dalam tidurnya. Radit membaringkan tubuh Athena di atas ranjang. Saat Radit ingin pergi, Athena memeluknya dengan erat dan menempelkan wajahnya di d**a Radit. Radit terdiam dia tidak bisa melakukan apa-apa. Tidak ada wanita yang berani memeluknya selain Jessy. Radit menggelengkan kepalanya. Dia mencoba melepaskan pelukan Athena. "Pa, jangan tinggalkan Athena lagi. Biarkan malam ini Athena memeluk Papa. Athena rindu Papa," ucap Athena yang mengigau. Membuat Radit terdiam menatap Athena bingung.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD