"Teteh! Ini buat Teteh!'' Permata berlari menghampiri sang kakak yang masih berada di ruang tamu. "Ini apa?" tanya Almira. "Ini tas, Teteh. Bagus bentuknya mangga punya Ata. Ini punya Teteh yang strawberry," sahut Permata, menyodorkan benda di tangan. "Ayo pakai, Teteh!" Almira menurut. Turun dari kursi lalu memakai tas Selempang dengan bentuk buah tersebut. Ada wajah yang sedang tersenyum dibagian depan "Bagus 'kan?" Permata menatap sang kakak. "Iya bagus," angguk Almira kemudian berbalik menghadap sang ayah. "Ayah, teteh pakai ini cantik gak?" "Cantik dong," jawab Wira. "Kalau Ata, Ayah?" "Sama. Ata juga. Anak-anak ayah memang cantik." Wira mengusap kepala kedua anak perempuan itu. "Teteh mau lihat gak? Ada yang gambar jeruk untuk Teh Tasya." "Mau!" "Ayo lihat. Ada di kamar A

